Sekilas Mirip, Ramen, Udon, Somen, dan Soba Berbeda

Sekilas Mirip, Ramen, Udon, Somen, dan Soba Berbeda
Salah satu mi khas Jepang yang terkenal di Indonesia adalah ramen. (SBS)

Nggak cuma ramen, Jepang memiliki beragam jenis mi seperti soba, somen, dan udon. Namun, jenis-jenis mi tersebut punya perbedaan mendasar meski sekilah terlihat mirip.

Inibaru.id – Sama dengan mi yang ada di Indonesia, Jepang juga memiliki beragam jenis mi. Nggak cuma ramen yang menjadi primadona masyarakat luas, ada tiga jenis mi Jepang lain, yakni udon, soba, dan somen. Lantas apa beda keempatnya?

Hal paling mudah untuk membedakan keempatnya adalah teksturnya. Bila kamu mencermati dengan saksama, mi-mi itu juga memiliki ukuran yang berbeda. Ini menjadi beberapa faktor penentu perbedaan mi.

“Udon itu (bedanya) di kuahnya. Tekstur minya juga beda, lebih gede. Kuah yang dipakai rata-rata ya soyu,” ujar Arum, chef yang menggawangi SushiQ, sebuah restoran penyaji masakan khas Jepang di Semarang.

Hasil gambar untuk udon

Udon berukuran lebih besar daripada mi Jepang lainnya. (The Spruce Eats)

Bila dilihat dari sisi tekstur, udon memang memiliki bentuk yang paling besar di antara yang lain. Bentuk udon bulat memanjang, nggak seperti somen yang pipih. Udon biasanya terbuat dari tepung beras.

Lebih kecil dari udon, ada ramen yang banyak diburu masyarakat Indonesia. Ramen sebenarnya memiliki ukuran yang variatif, ada yang kecil ataupun besar. Namun, satu hal yang pasti, ukuran ramen nggak sebesar udon. Bahan dasar pembuat ramen juga berbeda dengan udon. Ramen dibuat dari tepung terigu berkualitas tinggi.

Hasil gambar untuk mie ramen

Ramen berukuran lebih kecil dibanding udon. (Selerasa)

Selain bentuk, mi yang disajikan saat hangat ini juga memiliki ciri khas kuah yang berbeda.

“Ramen itu pilihan kuahnya lebih banyak, tapi cenderung pakai kuah kental. Kalau udon itu kuahnya lebih encer seperti soyu,” imbuh lelaki yang sudah menjalani berprofesi sebagai koki selama 15 tahun itu.

Sementara, soba dan somen terbuat dari tepung yang hampir sama. Perbedaan keduanya tampak dari bentuknya. Soba berbentuk seperti ramen, sedang somen agak lebih pipih, meski ada juga yang nggak pipih.Gambar terkait

Somen khas Jepang. (The Flaming Vegan)

Dari segi kuah, keduanya juga menunjukkan perbedaan, Millens.

“Soba itu kuahnya biasanya dingin. Kalau somen bisa dingin bisa panas,” tambah Arum.

Kuah dingin bukan berarti soba diberi es supaya dingin, ya. Maksud kuah dingin adalah soba disajikan di piring dalam keadaan dingin. Nah, kuahnya disajikan di wadah lain dengan keadaan suhu normal.

Hasil gambar untuk soba

Soba biasanya disajikan dalam keadaan dingin. (Japan Guide)

Oya, orang Jepang punya tradisi memakan soba saat malam pergantian tahun, lo. Mereka biasanya akan memadati warung-warung yang menyediakan soba yang berarti "mi" dalam bahasa Jepang.

Jadi, jangan salah kira lagi ya dengan keempat mi khas Jepang itu! (Ida Fitriyah/E03)