Berdiri Sejak 1960-an, Hingga Kini Warung Mangut Lele Mbah Marto Tetap Jadi Pilihan

Berdiri Sejak 1960-an, Hingga Kini Warung Mangut Lele Mbah Marto Tetap Jadi Pilihan
Tampilannya bikin ngiler kan? (Detik)

Warung Mangut Lele Mbah Marto di Sewon, Bantul, Yogyakarta, adalah godaan bagi siapapun yang menggemari olahan ikan yang dimasak dengan bumbu pedas.

Inibaru.id – Siang yang panas dimanfaatkan sebagian orang untuk memasak makanan yang pedas. Dengan tujuan menyegarkan lidah, mangut pun menjadi pilihan bersantap. Nah, kalau kamu di Yogyakarta, Warung Mangut Lele Mbah Marto layak jadi pilihanmu.

Berlokasi persis di Gang Nyi Ageng Serang, Dusun Nggeneng, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, warung mangut ini memang nggak pernah sepi pembeli. Sebelum mulai berjualan di tempatnya yang sekarang, Mbah Marto mulai berjualan di Pasar Beringharjo sekitar 1960-an.

Baru pada 1989, Mbah Marto memutuskan membuka warung di rumahnya. Tempat yang masuk gang nggak membuat warung spesialis mangut itu sepi peminat.

https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1556518025/n3zi65wclp7nkaim7inq.jpg

Selain mangut, ada lauk-lauk lain yang bisa kamu coba, lo. (Kumparan)

Disajikan di atas balai-balai bambu, Mbah Marto nggak hanya menyuguhkan mangut lele. Dibantu anggota keluarganya, dia meracik bumbu untuk aneka masakan seperti opor ayam, sambal krecek, gudeg nangka, brongkos, garang asem, dan sayur daun pepaya. Masakan-masakan itu dijual sekitar Rp 2.000-30.000.

O ya, untuk mencicipi kelezatan mangut Mbah Marto, kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebanyak Rp 20 ribu, Millens. Semua masakan Mbah Marto dimasak menggunakan tungku, lo.

Konon, makanan yang dimasak menggunakan tungku rasanya lebih enak. Mbah Marto beralasan tungku nggak membuat masakannya berbau minyak.

Wah, daftar tujuan untuk mencicipi makanan yang enak di Yogyakarta bertambah nih! Coba dulu mangut lele racikan Mbah Marto kuy! (IB15/E03)