Sego Ndoreng Khas Demak, Sajian Kaum Jelata Penggugah Selera  

Sego Ndoreng Khas Demak, Sajian Kaum Jelata Penggugah Selera  
Sego ndoreng yang sederhana dengan rasa yang luar biasa. (Sonora)

Kuliner khas dari Kabupaten Demak, Jawa Tengah ini mirip dengan nasi pecel. Nah, sego ndoreng sering dianggap sebagai makanan untuk rakyat jelata. Apa ya alasannya?

Inibaru.id – Di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ada penganan khas yang dikenal sebagai makanan rakyat jelata bernama sego ndoreng. Kuliner ini spesial karena biasa disuguhkan saat perayaan Megengan. Itu lo, tradisi umat Islam dalam menyambut kedatangan bulan Ramadan yang diadakan di Alun-Alun Kota Demak.

Pada momen itu, sego ndoreng pasti dicari oleh masyarakat. Katanya sih, penganan ini bisa membawa keberkahan bagi siapa saja yang menyantapnya.

Kalau dilihat sekilas, sego ndoreng ini mirip dengan nasi pecel karena sama-sama berbahan dasar sayuran yang disiram bumbu kacang. Tapi, ada yang bikin sego ndoreng berbeda dari nasi pecel pada umumnya, yakni isinya.

Isi Sego ndoreng

Penjual sego ndoreng di Demak. (Kompas/Ari Widodo)
Penjual sego ndoreng di Demak. (Kompas/Ari Widodo)

Sego ndoreng merupakan perpaduan antara urap berbagai macam sayur dengan botok khas Demak yang disiram bumbu kacang. Uniknya, sego ndoreng ini juga diberi taburan ‘uyah goreng’ di atasnya. Uyah goreng bukannya garam yang digoreng ya, Millens, melainkan berupa olahan kelapa serundeng yang dibumbui dan disangrai tanpa minyak hingga kecokelatan.

Omong-omong, sego ndoreng disebut sebagai makanan rakyat jelata karena memang terkenal sebagai makanan yang murah meriah. Selain itu, bahan makanannya dapat diperoleh dengan mudah di kebun. Oya, biasanya sepincuk sego ndoreng bisa kamu dapatkan dengan harga Rp. 2.500. Beneran murah!

Bumbu kacang dan urap sambel yang nikmat. (Regional Kompas/Ari Widodo)<br>
Bumbu kacang dan urap sambel yang nikmat. (Regional Kompas/Ari Widodo)

Cara Membuat Sego Ndoreng

Kalau pengin membuat sego ndoreng sendiri juga bisa kok, Millens. Jadi ya, bahan utamanya adalah nasi yang dikukus. Kemudian, di atasnya diberi sayuran mlanding (petai cina), kembang turi, dan jantung pisang. Tambahkan juga rebusan daun singkong muda dan glandir (daun ubi jalar) yang sudah ditiris.

Kalau bumbu kacangnya, bisa kok kamu beli di pasar atau warung-warung. Kalau mau buat sendiri, tinggal menyangrai kacang di atas tungku. Kacang ini kemudian dihaluskan dan dicampur dengan gula merah.

Bisa kamu bayangkan kan, berbagai macam sayuran yang disiram dengan bumbu kacang dan uyah goreng di atas nasi hangat? Perpaduan rasa gurih, asin, pedas dan manis pasti terasa sangat mantap. Apalagi jika sego ndoreng ini disajikan di atas pincuk daun pisang.

Memang, semakin sulit mencari penjual sego ndoreng di Demak. Meski begitu, kalau kamu mampir ke Desa Kalikondang Kecamatan Demak Kota, pasti bisa kok menemukannya. Salah satu penjual kuliner ini yang cukup terkenal di sana adalah Mbah Tianah.

Jadi, kapan nih kita icip-icip sego ndoreng, kuliner rakyat jelata khas Demak, Millens?  (Sol, Son, Kom/IB32/E07)