Roti Sisir, Eksis Sejak 1955, Rasanya Masih Sama

Roti Sisir, Eksis Sejak 1955, Rasanya Masih Sama
Roti sisir. (Twitter/Omnduut)

Meski masuk dalam daftar roti jadul alias roti klasik, kamu pasti sering menemukan roti sisir di toko-toko dekat rumah atau di pasar. Nah, tahu nggak kalau roti sisir ini sudah eksis sejak 1955?

Inibaru.id – Hingga sekarang, kamu masih bisa menemukan roti sisir di pasar-pasar atau toko, Millens. Harganya murah dengan rasa manis kombinasi sedikit asin. Dari bentuknya yang mirip dengan sisir berwarna kekuningan ini kamu pasti sudah bisa menebak rasanya, kan?

Beda dengan roti-roti pada umumnya, roti sisir memang memiliki bentuk nggak biasa. Bentuknya persegi panjang, namun di salah satunya seperti busur atau setengah lingkaran. Biasanya, di setiap bungkus roti sisir yang kamu beli, bisa terdiri atas dua, tiga, atau empat lapis. Roti sisir juga bisa ditemui dalam kondisi basah dan ada juga yang kering dan sedikit keras.

Meski begitu, roti sisir basah-lah yang jauh lebih populer. Konon, rasanya masih nggak berubah sejak kali pertama diperkenalkan oleh perusahaan roti Matahari di Pasuruan, Jawa Timur, sejak 1955 lalu. Yap, usia roti sisir ini ternyata nggak beda jauh dari usia republik, Millens!

Kalau di Pasuruan sana, saking melegendanya roti sisir Matahari, banyak orang yang benar-benar mencari roti sisir dengan jenama ini untuk merasakan roti sisir dengan rasa yang paling “asli”. Saking larisnya, toko roti Matahari bahkan sampai menyebut roti ini sebagai yang paling laris dari sekitar 1.000 potong roti yang terjual setiap hari.

Melegenda Sejak 1955

Sejarah roti sisir dari Toko Roti Matahari dimulai pada 1955. Saat itu, pasangan suami istri Jacobus Laksmana atau Kwe Kho liong dan Maria Wurilatsih mulai menjualnya. Roti-roti ini laris manis di pasaran karena rasanya yang manis dan cocok bagi lidah masyarakat lokal. Hanya dalam waktu lima tahun, bisnis pasangan ini makin berkembang dan akhirnya menjual roti-roti jenis lainnya.

Kini, roti sisir dikenal sebagai salah satu jenis jajanan klasik Indonesia. Kepopulerannya sama dengan berbagai roti-roti yang dianggap jadul namun menarik seperti berikut ini.

1.        Roti Gambang

Roti Gambang. (Twitter/DandyDargon)
Roti Gambang. (Twitter/DandyDargon)

Roti gambang pasti masuk dalam daftar jajanan klasik alias jadul yang banyak diburu penggemarnya. Hanya, tampilan roti ini berbeda dari roti-roti pada umumnya karena berwarna cokelat gelap. Selain itu, roti ini juga punya aroma yang khas, yakni kayu manis. Ditambah dengan taburan wijen di atasnya, roti dengan tekstur yang keras ini terasa mantap dijadikan kudapan saat bersantai atau sembari minum teh atau kopi.

2.       Roti Bluder

Roti bluder. (imoforpcs.com)
Roti bluder. (imoforpcs.com)

Dari namanya saja, kita sudah bisa menebak kalau roti ini ada unsur-unsur Belanda-nya. Realitanya, roti ini memang sudah ada sejak zaman kolonial.

Roti ini memiliki tekstur yang cenderung empuk karena adanya bahan telur dan mentega. Isiannya bisa berupa cokelat, kismis, atau keju. Roti ini bisa ditemukan di banyak toko-toko modern di Indonesia.

Dari roti-roti klasik di atas, paling suka dengan roti sisir, roti gambang, atau roti bluder, Millens? (Det, Tem/IB09/E05)