Pulen dan Elastis, Inilah Beras yang Cocok Untuk Sushi

Pulen dan Elastis, Inilah Beras yang Cocok Untuk Sushi
Nasi sushi. (Fountainavenuekitchen)

Salah satu eleman penting dalam sushi adalah nasi. Namun nggak semua jenis beras bisa diolah dan cocok untuk sushi. Nasi yang pulen dan elastis merupakan nasi yang paling pas.

Inibaru.id - Kamu pengin belajar bikin sushi? Ada baiknya kamu tahu apa jenis beras yang cocok untuk nasi sushi. Kriteria nasi untuk sushi biasanya memiliki butiran yang lebih besar dibanding nasi biasa yang sifatnya elastis namun nggak terlalu lengket.

https://ak6.picdn.net/shutterstock/videos/31539946/thumb/4.jpg

Beras Jepang. (Shutterstock)

Seorang chef pembuat sushi, Toar Christopher Palit menyatakan bahwa jenis beras yang biasa ia pakai adalah short grain atau medium grain. Maksudnya adalah butiran beras yang pendek atau sedang, bukan panjang seperti beras basmati.

Kalau di Jepang, beras seperti itu bernama koshihikari. Namun menurut Asosiasi Kritikus Sushi Jepang-Korea justru varietas beras dari Korea, yakni hobumu dan shindonjin lebih baik skornya ketimbang koshihikari. Sayangnya baik beras Jepang maupun Korea harganya pasti mahal kan, Millens?

https://img.taste.com.au/3mYHXsD_/taste/2016/11/sushi-for-kids-81300-1.jpeg

Sushi. (Taste)

Tenang, kamu tetap bisa bikin sushi menggunakan beras lokal, yaitu menthik dan rojolele. Tekstur kedua jenis beras tersebut cocok untuk dibuat menjadi sushi karena pulen, lembut, dan lengket. Cara lain adalah dengan mencampurkan beras lokal dan beras ketan dengan perbandingan 10:1.

Setelah kamu mendapatkan beras yang tepat, masak beras itu dengan air dan kombu (sejenis ganggang) seperti biasa. Kemudian, tuang nasi pada wadah dan masukkan sushi vinegar yang terdiri dari campuran cuka beras, gula, dan garam. Aduk rata sambil dikipas-kipas ya

http://4.bp.blogspot.com/-gIDr2CNNM1A/UX4cAD87NmI/AAAAAAAAAaE/aKuvcC5tTJk/s1600/Sushi+Hangiri+with+Rice.JPG

Nasi siap dibuat sushi. (ganbattesushi.blogspot)

Setelah dingin, kamu boleh mulai membuat sushi dengan sepenuh hati. Hm, makanan yang lahir dari tangan sendiri, pastilah terasa nikmat. Betul nggak, Millens? (IB20/E05)