Jalan-Jalan Sore dan Ngabuburit Asyik ke Pasar Sore Karangrandu Jepara, yuk!

Jalan-Jalan Sore dan Ngabuburit Asyik ke Pasar Sore Karangrandu Jepara, yuk!
Pasar sore adalah tujuan yang pas buat Jalan-jalan atau ngabuburit. (Inibaru.id/ Isyah M)

Sangat terkenal di Kabupaten Jepara, Pasar Sore Karangrandu (PSK) menjadi tempat favorit buat jalan-jalan sore dan kulineran jajan tradisonal. Apalagi di bulan puasa, pas banget buat ngabuburit.

Inibaru.id – Waktu yang paling asyik buat jalan-jalan memang sore hari. Apalagi di bulan Ramadan seperti ini, pas banget buat ngabuburit sambil cari-cari takjil. Di Desa Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, Jepara, ada pusat ngabuburit yang nggak boleh kamu lewatkan, Millens. Namanya Pasar Sore Karangrandu atau yang biasa disingkat PSK.

Pasar ini memang cuma buka di sore hari tepatnya dari pukul 2 siang sampai 6 petang. Dengan menjual berbagai makanan tradisional pasar ini menjadi tempat yang nggak pernah sepi. Selain harganya yang sangat murah, lokasinya pun strategis.

Nikmatnya santapan tradisional sate keong. (Inibaru.id/ Isyah M)

Banyak makanan tradisional yang bisa kamu beli di sini. Ada gethuk kinco, horog-horog, klepon ketan, gemblong, aneka bubur, klenyem, sate keong, sate kerang dan masih banyak lagi. Nggak sempat masak lauk untuk berbuka? Tenang, aneka lauk lezat tersedia. Pecel rumput laut, pecel latoh, pecel kangkung, bothok petet, pepes ikan, dan berbagai gorengan menanti kamu bawa pulang.

Yang pasti bikin kamu hepi adalah harga yang dijamin murah. Sate keong misalnya. Satu tusuk sate keong dihargai seribu rupiah. Meski murah, kamu pasti bakal bikin kamu ketagihan terutama pencinta pedas. Selain membeli beberapa tusuk sate keong, saya juga membeli pecel. Makanan pedas ini makin istimewa kala disatukan dengan horog-horog. Kuliner yang terbuat dari tepung aren ini memang khas banget, Millens. Mungkin kamu akan sulit menjumpai di tempat lain. Keunikan rasa horog-horog sering kali membuat banyak orang penasaran. Karena sifatnya yang tawar dan mengenyangkan, horog-horog sering dijadikan pengganti nasi. Oya, harga pecel horog-horog yang saya beli cuma Rp 3 ribu.

Gethuk kinco, bentuk boleh sama tapi rasa nggak bisa bohong! (Inibaru.id/ Isyah M)

Meski kedua tangan saya sudah menenteng "hasil buruan", tapi saya masih belum puas. Kaki saya berhenti di depan penjual gethuk kinco. Kuliner ini juga menjadi favorit di Pasar ini, Millens. Gethuk singkong ini makin lezat setelah dituangi kinco yang terbuat dari lelehan gula aren dan kelapa bakar parut. Harga gethuk kinco ini juga nggak kalah murah. Hanya Rp 2 ribu per bungkus. Berbeda dengan gethuk pada umumnya, gethuk satu ini memiliki dua jenis warna, yaitu merah dan putih. Yang berwarna merah memiliki campuran jahe dan gula merah, sedangkan yang berwarna putih bercampur garam dan kemiri. Mana yang enak? Bagi saya semuanya lezat! Ha ha

Di sini, kamu nggak cuma menjumpai makanan yang sudah matang. Ada juga bahan mentah kalau kamu mau masak sendiri.

Karena menjadi satu-satunya pasar sore, tempat ini tiap hari ramai pembeli. Bahkan pada Jumat atau Minggu Pasar Sore Karangrandu ini penuh sesak. Meski demikian, kamu masih bisa menemukan tempat parkir kok. Pengelola menyediakan parkiran yang luas untuk mobil dan motor di depan pasar.

Jadi fix ya, tempat ini nggak boleh kamu lewatkan saat berkunjung ke Jepara. (Isyah M/E05)