Populer di Afrika, Gelandang Arsenal Thomas Partey: Kami Habiskan Uang untuk Indomie

Populer di Afrika, Gelandang Arsenal Thomas Partey: Kami Habiskan Uang untuk Indomie
Gelandang Arsenal, Thomas Partey mengaku gemar makan Indomie saat masih tinggal di Ghana, Afrika. (Twitter/AFTVMedia)

Gelandang Arsenal Thomas Partey mengaku sering membeli Indomie saat masih tinggal di Ghana. Seperti apa ya populernya Indomie di Afrika?

Inibaru.id – Sewaktu masih tinggal di Ghana, penggawa Tim Liga Primer Inggris Arsenal Thomas Partey mengaku gemar mengonsumsi Indomie. Pernyataan ini diungkapkannya dalam sebuah wawancara di kanal Youtube Stadium Astro yang diunggah Minggu (7/2/2021). Warganet pun penasaran, seberapa populer Indomie di Afrika?

Kehebohan warganet Tanah Air bermula dari jawaban Partey saat menjawab pertanyaan tentang Indomie yang dilontarkan Adam Carrutthers di Youtube. Semula, sosok yang bermain di posisi gelandang itu menduga Indomie berasal dari Malaysia. Namun, Carruthers segera mengoreksinya. 

Carruthers mengatakan, Indomie berasal dari Indonesia. Dia bahkan menceritakan tentang pencipta rasa legendaris Indomie Nunuk Nuraini yang pada Januari 2021 lalu meninggal. Partey kemudian menimpalinya dengan mengatakan bahwa dia sangat suka dengan semua varian rasa mi instan itu.

“Ya Tuhan, rasanya benar-benar enak. Indomie menghabiskan uang semua orang di Ghana,” ungkap eks penggawa Atletico Madrid kelahiran Odumase Krobo, Ghana, 13 Juni 1993 ini.

Saking sukanya dengan mi instan dengan pelbagai varian rasa itu, Partey bahkan menawarkan dirinya sebagai duta Indomie. Tujuannya, tentu saja agar bisa mendapatkan Indomie sebanyak yang dia inginkan. Ha-ha.

Populer Sejak Lama

Indomie sangat populer di Afrika. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Indomie sangat populer di Afrika. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Brand Footprint 2017 menobatkan Indomie sebagai mi instan yang paling dicari di Afrika. Pemeringkatan yang dikeluarkan perusahaan internasional yang bergerak di bidang riset pasar Kantar Worldpanel itu tentu saja cukup menegaskan eskistensi Indomie di Afrika.

Berdasarkan data PT Indofood Sukses Makmur Tbk pada Juni 2017, pihsknys mengklaim Indomie telah menguasai 70 persen pasar mi instan di Nigeria. Saking populernya, ada Indomie Fans Club di negara tersebut.

Perlu kamu tahu, Indomie diproduksi Dulfil Prima Foods Plc di Nigeria. Meski sudah dikenal sejak 1988, pabrik mi instan tersebut baru dibangun di Nigeria pada 1995. Laiknya di Indonesia, Indomie juga membuat varian rasa khusus seperti Giant Pack Chicken, Relish Chicken Extravaganza, serta Relish Seafood Delight.

Berbeda dengan Nigeria, Mesir justru mengenal Indomie dari mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang belajar di sana pada 1990-an. Karena rasanya enak, Indomie kemudian populer dan akhirnya didistribusikan oleh Transworld ke sana.

Mengingat rasanya memang sangat lezat, wajar kalau sampai Indomie populer di Afrika. Pantas saja Thomas Partey nggak sungkan-sungkan mengaku jadi penggemarnya, ya Millens? Ha-ha. (Det/IB09/E03)