Pernah Kepikiran Kenapa Bagian Tengah Donat Berlubang?

Pernah Kepikiran Kenapa Bagian Tengah Donat Berlubang?
Donat berlubang di bagian tengah. (Flickr/PowerRabbit)

Kue donat, siapa nggak tahu? Namun, tahukah kamu kenapa bagian tengah donat berlubang? Yuk, simak!

Inibaru.id – Kalau makanan adalah manusia, donat dan kopi mungkin adalah teman dekat. Keduanya hampir selalu berdampingan. Namun, berbeda dengan kopi yang banyak dibahas orang, donat sangat jarand dibicarakan. Mungkin, kamu bahkan nggak tahu kenapa bagian tengah donat berlubang.

Yap, padahal, lubang inilah yang menjadi ciri khas dan membedakannya dengan roti atau jajanan lainnya. Sebenarnya, apa sih alasan dari keberadaan lubang di tengah-tengah donat ini, ya?

Ternyata, maksud dari adanya lubang ini bukan sebagai ciri khas, lo, melainkan agar donat bisa benar-benar matang secara merata saat digoreng.

Donat yang semula berlubang pada tengahnya juga mengalami modifikasi. (Standard)
Donat yang semula berlubang pada tengahnya juga mengalami modifikasi. (Standard)

Kue yang asalnya masih diperdebatkan antara Belanda dan Amerika, bahkan Inggris, ini memang telah lama dikenal masyarakat Eropa dan Amerika. Konon, donat kali pertama dibikin pada awal abad ke-18. Sejak saat itu, banyak toko roti yang menjajakannya.

Kali pertama dibuat, campuran telur di dalam adonan donat membuat kue manis ini sulit matang hingga ke tengah. Jika digoreng lebih lama, bagian tengah memang lebih matang, tapi bagian tepinya bakal gosong.

Dari sini, tercetuslah ide untuk melubangi donat tepat di tengahnya. Sejak saat itu, mereka nggak lagi pusing dengan bagian tengah donat yang nggak matang atau pinggirnya yang gosong. Roti goreng tersebut pun matang dengan sempurna!

Banyak Versi

Donat berlubang bisa matang dengan sempurna. (Flickr/

Isabelle Hurbain-Palatin)
Donat berlubang bisa matang dengan sempurna. (Flickr/ Isabelle Hurbain-Palatin)

Belum jelas siapa yang kali pertama membuat donat berlubang pada bagian tengahnya. Namun, sebuah sumber mengatakan, pembuat donat berbentuk cincin adalah seorang pelaut bernama Hanson Gregory pada 1847. Dia membuat donat di kapal saat usianya masih 16 tahun.

Saat itu, rekan-rekannya sesama pelaut nggak puas dengan donat bikinannya karena bagian tepi donat kering dan renyah, tapi bagian tengahnya masih lembek dan berminyak.

Gregory kemudian terpikir untuk membuat lubang pada bagian tengah agar donat olahannya matang merata. Versi lain, dia sengaja membuat lubang pada bagian tengah donat demi menghemat bahan yang terbatas di kapal.

Donat dengan berbagai topping. Hmm! (Honolulumagazine)
Donat dengan berbagai topping. Hmm! (Honolulumagazine)

Terus, agak melenceng dari kisah Gregory, ada satu lagi versi tentang lubang di tengah roti donat. Ini berkaitan roti yang juga populer pada abad ke-18, yakni bagels.

Perlu kamu tahu, para penjual roti biasanya menempatkan bagels yang berlubang pada semacam tiang atau tongkat di gerobak agar lebih ringkas. Nah, setali tiga uang, donat pun kemudian juga diberi lubang agar bisa diletakkan dengan cara yang sama.

Wah, nggak tahu, deh, versi mana yang paling tepat. Namun, berlubang atau tidak, kamu tetap suka dengan donat, kan, Millens? (Idn/IB09/E03)