Pengin Sehat dan Panjang Umur? Masak Pakai Lima Bumbu Ini, yuk!

Pengin Sehat dan Panjang Umur? Masak Pakai Lima Bumbu Ini, yuk!
Rempah-rempah khas Indonesia. (wanitaindonesia.co.id)

Memiliki tubuh yang sehat tentu menjadi idaman semua orang. Selain olahraga, kebiasaan makan tentu juga mempengaruhi kesehatan tubuhmu. Daripada menggunakan bumbu instan, ada baiknya mulai sekarang biasakan pakai lima bumbu ini, yuk.

Inibaru.id – Sehat, awet muda, dan panjang umur. Hm, siapa yang nggak pengin ketiga hal tersebut? Untuk mendapatkannya, makanan yang kamu konsumsi tentu berpengaruh pada tubuhmu. Dalam memasak, orang nggak jarang cenderung menggunakan bumbu instan. Padahal, dengan menggunakan bumbu-bumbu alami, manfaat kesehatan yang diperoleh lebih signifikan.

Kalau kamu termasuk orang yang suka menggunakan bumbu instan, sebaiknya mulai sekarang kurangi kebiasaan itu, deh. Masakanmu bisa lebih enak dan sehat jika menggunakan lima bumbu ini, lo. Selain enak dan sehat, bumbu-bumbu ini juga dipercaya bisa memperpanjang umur. Wah, apa saja ya?

Rosemary

https://cms.splendidtable.org/sites/default/files/styles/w2000/public/rosem.jpg?itok=-Ubc2VMM

Rosemary. (Splendidtable.org)

Daun rosemary kerap digunakan sebagai bumbu marinasi daging ayam dan sapi. Daun ini mengandung minyak atsiri yang mampu meningkatkan fungsi otak. Penduduk Acciarolli di Italia adalah penduduk yang gemar mengonsumsi rosemary secara teratur. Akibat kebiasaan ini, nggak sedikit dari mereka yang berumur panjang. Nggak hanya panjang umur, mereka juga nggak mengalami masalah kesehatan yang kerap menyerang lansia.

Jahe

https://foodrevolution.org/wp-content/uploads/2018/06/blog-featured-ginger1-20180619.jpg

Jahe. (Foodrevolution.org)

Ada yang suka minum wedang jahe? Kalau kamu penggemar minuman ini, berarti kamu memperbesar peluang untuk panjang umur. Dalam buku yang berjudul Eat Better, Live Longer: Understand What Your Body Needs to Stay Healthy karya ahli gizi Inggris bernama Juliette Kellow dan Dr Sarah Brewer, jahe mengandung gingerol yang bisa mengurangi rasa sakit pada penderita osteoarthritis. Jika gingerol dikombinasikan capcaisin, rempah ini akan membawa manfaat lain yakni menurunkan risiko terkena kanker.

Lada Hitam

https://cdn.shopify.com/s/files/1/1481/9186/products/Whole-Black-Pepper-1_b0264136-5dbe-4cff-aa2d-2d203587117f_grande.jpg?v=1532988158

Lada hitam. (cdn.shopify.com)

Masih menurut kedua ahli gizi di atas, lada hitam mengandung alkaloid yang berfungsi untuk meningkatkan kerja pencernaan. Kalau kamu sedang mengurangi konsumsi garam, lada hitam bisa menjadi alternatif pengganti karena bumbu ini dikenal sebagai bumbu yang “ramah jantung”.

Cabai

https://www.johnnyseeds.com/dw/image/v2/BBBW_PRD/on/demandware.static/-/Sites-jss-master/default/dwe28e026b/images/products/vegetables/03130g_02_red_ember.jpg?sw=1120

Cabai. (Johnnyseeds.com)

Penggemar sambal tentu menyukai bumbu satu ini. Cabai mengandung capcaisin yang bisa menghambat penyebaran kanker payudara, lo. Manfaat lain dari bumbu ini adalah bisa menurunkan risiko kematian hingga 13 persen. Eits, tapi tetap konsumsi sesuai takaran saja ya. Kalau kebanyakan, nanti jadinya malah diare. He-he!

Kunyit

https://www.consciouslifestylemag.com/wp-content/uploads/2017/10/turmeric-root-blue-plate.jpg

Kunyit. (Consciouslifestylemag.com)

Kalau kamu pengin memperkecil risiko terkena Alzheimer dan peradangan, kunyit adalah rempah berikutnya yang wajib kamu konsumsi. Kandungan curcumin dalam kunyit bisa membunuh sel kanker yang berpotensi menyerang payudara, kulit, lambung, dan usus.

Nah, sudah tahu kan bumbu-bumbu apa saja yang bisa memperpanjang umur? Selain mengetahui kandungan bumbu, kamu juga perlu memperhatikan metode masak yang benar ya, Millens. Ini supaya kandungan gizi dalam masakanmu tetap terjaga. Jadi, yuk, makan sehat dan bergizi mulai sekarang! (IB15/E05)