Bukan Kualitas Para Kroco dalam Semangkuk Kraca Pemalang

Tertarik buat makan keong sawah? Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah punya masakan unik dan enak yang dibuat dari keong, lo. Bagaimana rasanya?

Bukan Kualitas Para Kroco dalam Semangkuk Kraca Pemalang
Kraca. (Cookpad.com)

Inibaru.id – Kamu pernah makan keong nggak, Millens? Kamu boleh saja pernah berpikir bahwa keong yang merupakan hama itu nggak bisa dimakan. Tetapi, jangan salah, keong sawah memiliki protein tinggi, lo.

Mengutip cnnindonesia.com (7/12/2017), kandungan protein ini bahkan dilengkapi dengan komposisi asam amino lengkap, yaitu asam amino esensial dan non-esensial. Kandungan proteinnya pun nggak jauh beda dari kandungan protein dalam daging sapi. Kalau 100 gram daging sapi mempunyai 19 gram protein, keong sawah memiliki 12 gram protein. Wah!

Jangan khawatir, keong ini aman dikonsumsi. Keong sawah berbeda dari keong mas. Keong sawah aman untuk dimakan selama kita memasaknya dengan cara yang tepat. Kita bisa memilih cara apa pun, mulai dari menumis hingga memanggang, asalkan proses itu melibatkan tahap pemanasan untuk menghilangkan bakteri dan kuman.

Eits, kalau kamu meragukan rasanya, kamu perlu membuang jauh-jauh kewaspadaanmu. Ini dikarenakan keong yang dimasak dengan cara khas Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah punya rasa unik dan luar biasa.

Masakan itu disebut sebagai kraca. Perlu kamu tahu, kraca dalam bahasa Jawa diucapkan “kroco”, yaitu keong sawah yang bentuknya lebih kecil dari keong emas. Nah, merujuk ukuran tubuhnya yang kecil, bila kamu mendengar istilah “kelas kroco” untuk menyebut berkelas rendah, kamu jadi tahu ungkapan itu berasal dari keong sawah ini.

Ya, kraca atau keong sawah dimasak dengan memadukan beragam bumbu, seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, dan sebagainya.

Rasanya? Dijamin mantap! Dengan rasa kuah khas yang pedas dan kaya akan bumbu rempah, kenikmatan kraca bisa membuat kamu ketagihan.

Mengutip blog scootman.wordpress.com), kraca menjadi semakin populer ketika memasuki bulan Ramadan. Masyarakat biasanya akan membeli atau memasak kraca sebagai hidangan pilihan untuk berbuka puasa. Omzet penjualan para pedagang pun bisa meningkat hingga lima kali lipat dari hari biasa, lo.

Nah, kalau kamu penasaran dengan masakan yang satu ini, kamu bisa mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah. Mudah, kok! Mengutip cookpad.com, kamu hanya perlu menyiapkan satu kilogram keong, minyak, dan air. Oya, kamu juga perlu membuat bumbu untuk ditumis yang terdiri atas 5 bawang putih, 5 bawang merah, 4 kemiri, 4 kunyit, 8 cabai keriting merah, 1 ruas jahe, 3 buah serai, 5 lembar daun salam, 5 lembar daun jeruk, 2 sendok makan gula pasir, sedikit bumbu penyedap rasa, dan garam.

Pertama, kamu perlu membersihkan keong terlebih dahulu. Lalu, rebus keong selama 20 menit. Setelah itu, cuci ulang keong hingga bersih. Tuangkan minyak ke dalam wajan dan tumis bahan-bahan yang sudah kamu siapkan. Jika sudah beraroma harum, tambahkan air dan masukkan keong. Tunggu hingga masakan matang dan bumbu meresap ke dalam keong.

Sip, jadi deh kraca buatan kamu sendiri! Sekalian siapkan nasi panas untuk dimakan bersama kraca, ya. Pasti kamu jadi tergoda untuk menambah porsi makanmu. (AYU/SA)