Ngopi dan Ngemil Cantik di Stove Syndicate Semarang

Ngopi dan Ngemil Cantik di Stove Syndicate Semarang
Salah satu sudut di lantai bawah Stove Syndicate. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Sobat Millens yang anak Tembalang, apa yang terlintas di kepalamu saat mendengar Syndicate Stove? Yap, Syndicate Stove menjadi salah satu rujukan nongkrong yang asyik bagi mahasiswa di sana. Pengin tahu seperti apa tempatnya? Yuk, kulik bareng!

Inibaru.id – Sebagai kawasan mahasiswa, Tembalang di Semarang menghadirkan banyak tempat nongkrong dengan konsep yang beragam. Mulai dari restoran, kafe, kedai kopi, hingga angkringan, tinggal pilih saja sesuai kebutuhan. Dari sekian banyak pilihan itu, saya tertarik mencoba nongkrong di Syndicate Stove. Kafe yang sudah berdiri sejak 2010 ini menjadi salah satu tempat yang asyik untuk nongkrong, lo.

Berada di Jalan Ngesrep Timur V No. 27, nggak sulit untuk menemukan kafe ini. Papan nama kafe mudah dilihat dengan tempat parkir yang juga cukup luas. Dari eksteriornya, kafe ini didominasi warna cokelat dan hitam. Semula, saya mengira interior kafe ini pun akan menyuguhkan warna yang sama, dan ternyata enggak. Kendati masih didominasi warna hitam dan cokelat, putih menjadi pemanis di beberapa sudut Syndicate Stove.

Modern minimalis, konsep interior Stove Syndicate. (Inibaru.id/ Artika Sari)

O ya, kafe ini terdiri atas dua lantai. Saya memilih menunggu Audi Aldiano, pemilik Syndicate Stove, di lantai dua. Mempertimbangkan pencahayaan untuk dokumentasi, saya lantas duduk di sofa yang dekat dengan jendela. Sofa tersebut saya pilih juga lantaran dekat dengan toilet. Ha-ha

“Dulu kami memulai Stove Syndicate dari lantai dua, kemudian ekspansi ke lantai satu,” cerita Audi. “Awalnya hanya bikin kopi dan wafel, terus merambah makanan berat karena cukup banyak pengunjung yang makan siang di sini.”

Nama Stove Syndicate sendiri, masih menurut Audi, dipilihnya lantaran nama itu terdengar keren. "Kece saja gitu, nggak ada arti khusus. Saya suka nama itu."

Beberapa menu di Stove Syndicate. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Nggak kurang dari 32 menu makanan dan 30 menu minuman ditawarkan di sana. Dari nasi goreng hingga pizza, bisa kamu santap di sana. Kalau pengin membasahi tenggorokan saja, teh, frappe, hingga mojito bisa jadi pilihanmu. Harga menu makanan dan minuman di Syndicate Stove berkisar Rp 9.000 hingga Rp 30.000. Hm, untuk ukuran kafe, ini harga yang standar, kan, Millens?

(Baca Juga: Ditemani Stove’s Signature Waffle dan Noir Frappe, Nongkrong di Stove Syndicate Makin “Ramai”)

Menurut Audi, wafel dan kopi masih jadi unggulan Stove Syndicate. Kendati wafel lebih cocok untuk sarapan, nggak ada salahnya kalau kamu pengin mengudapnya pada malam hari. Sembari mengudap wafel, bisa kamu saksikan hiruk-pikuk jalanan Tembalang. Biar makanmu makin syahdu, jangan lupa ajak mantan bersama pacar barunya. Eh, ha-ha!

Barista-barista ramah bakal menyambutmu di sana. (Inibaru.id/ Artika Sari)

O ya, Stove Syndicate biasanya buka pukul 09.00 – 23.00 WIB. Kalau pengin nongkrong sampai larut, datanglah hari Sabtu. Khusus hari Sabtu, kafe ini tutup pukul 01.00 WIB. Kamu yang pengin menambah daftar petualangan kulinermu, boleh banget datang ke Syndicate Stove. Asal ingat, jangan lupa bawa dompet, ya! Ha-ha! (Artika Sari/E05)

Stove Syndicate

Kategori          : Kafe

Alamat            : Jalan Ngesrep Timur V, Tembalang, Semarang

Jam buka         : 09.00-23.00 WIB, Sabtu 09.00-01.00 WIB

Harga Makanan: Rp 17.000 – Rp 30.000

Harga Minuman: Rp 9.000 – Rp 28.000