Mudik-Balik Lewat Pantura, Bawa Pulang Kacang Bogares untuk Keluarga atau Kolega

Mudik-Balik Lewat Pantura, Bawa Pulang Kacang Bogares untuk Keluarga atau Kolega
Kacang bogares khas Tegal. (Oleholehtegal.blogspot)

Jalur pantai utara Jawa menjadi rute paling banyak dilalui selama arus mudik dan balik Lebaran. Nah, di jalan, kalau kamu butuh camilan atau pengin bawa buah tangan untuk teman kantor, kacang bogares mungkin bisa kamu jadikan pilihan.

Inibaru.id – Kacang tanah menjadi salah satu palawija yang ditanam di Desa Bogares, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Olahan kacang tanah pun menjadi komoditas di sini. Masyatakat menyebut produk itu kacang bogares.

Bukan digoreng atau dioven, camilan ini diolah dengan cara disangrai. Sangrai merupakan cara memasak dengan cara menggoreng tanpa minyak. Unik, bukan?

Kacang tanah yang sudah diseleksi berdasarkan kualitas terbaik kemudian dicuci dan direndam semalaman di dalam wadah berisi bumbu. Setelah itu kacang dijemur di bawah sinar matahari. Setelah itu, barulah kacang siap disangrai.

 

Proses menyangrai kacang bogares. (Ayotegal)

Proses menyangrai ini begitu unik, Millens. Kalau di wilayah Batang dan Kendal ada “kerupuk miskin” yang disangrai dengan pasir, di Tegal kacang yang diperlakukan dengan demikian. Kacang bogares disangrai menggunakan pasir di dalam wajan berbahan lempung.

Pasir menjadi pengganti minyak goreng sebagai media meratakan panas pada kacang. Hasilnya, kacang akan matang lebih sempurna. Setelah matang, kacang diayak menggunakan tampah untuk menghilangkan sisa pasir.

Kalau kamu kebetulan libur Lebaran ini mudik-balik melalui jalur pantura, nggak ada salahnya berhenti sejenak di Tegal untuk membeli kacang bogares. Kacang ini lebih sehat karena diproses tanpa minyak goreng.

Kacang bogares. (Parpora.tegalkab)

Gimana, tertarik membelinya? Begitu masuk wilayah Tegal, tengok kanan-kiri ya. Kalau ada toko oleh-oleh, cobalah berhenti, barangkali ada yang jual. Kan lumayan buat buah tangan keluarga atau kolega! (IB20/E03)