Menikmati Penganan Wong Ndeso: Buntil!

Menikmati Penganan Wong Ndeso: Buntil!
Buntil. (Grid)

Rasa gurih, pedas, dan asin menjadi satu dalam tiap sesap buntil, membuatnya jadi makanan favorit yang meski tampak sederhana ternyata menggunakan bumbu yang lumayan kompleks.

Inibaru.id – Buntil, siapa yang nggak tertarik mengudapnya? Dipadu dengan nasi putih hangat, hidangan tradisional berkuah santan yang terbuat dari daun talas dengan isian kelapa parut itu sungguh memikat, apalagi kalau jam makan siang sudah datang seperti sekarang ini.

Kendati terlihat sederhana, tampilan buntil sesungguhnya cukup menarik, khususnya dari segi kuahnya yang berwarna kuning atau cokelat keemasan. Daun pembungkus yang tampak lunak juga membuatnya terasa lembut di mulut. Duh!

Buntil. (Idntimes)

Saat menyantap buntil bersama nasi, mungkin kamu nggak perlu lagi menambahkan lauk lain, karena sebagian buntil biasanya telah diberi campuran ikan teri, daging cincang, atau irisan jengkol.

Sayang, mungkin kamu nggak lagi bisa menemukan buntil dijual di banyak tempat. Padahal, pada masanya, buntil adalah salah satu masakan favorit semua kalangan lantaran harganya yang murah.

Buntil. (Grid)

Oya, kendati nggak banyak lagi yang menjual buntil, kamu mungkin masih bisa menemukan penjual masakan tradisional ini di sejumlah pasar tradisional, salah satunya di Pasar Beringharjo, Yogyakarta.

Nah, kalau kebetulan sedang berada di Kota Pelajar, nggak ada salahnya menjajal buntil ya, Millens! (IB20/E03)