Menikmati Nasi Welut, Salah Satu Menu Andalan Warung Makan Bu Sujud

Menikmati Nasi Welut, Salah Satu Menu Andalan Warung Makan Bu Sujud
Nasi welut dan es degan sirup di Warung Makan Bu Sujud. (Inibaru.id/Isma Swastiningrum)

Warung Makan Bu Sujud menyajikan santapan khas yang nikmat. Saya berkesempatan merasakan nasi welut pedas di warung yang dirintis sejak tahun 1979 ini. Seperti apa rasanya?

Inibaru.id – Siang itu saya datang ke Warung Makan Bu Sujud yang berlokasi di Jalan Subali Raya, Krapyak, Semarang. Datang pukul 14.00, saya mendapati banyak menu telah habis. Di meja saji juga hanya tersedia es degan sirup. Mbak Mi selaku anak Bu Sujud dan juga pewaris usaha kemudian membuatkan saya minuman yang menyegarkan tersebut.

Rasa minuman ini memang beda. Sirup yang dibuat tanpa pemanis buatan ini manisnya memang alami. Di sela-sela degan berwarna putih, terselip biji sirsak. Hal ini disebabkan oleh digunakannya sirsak saat membuat sirup.

Saya pun kemudian memesan salah satu menu makanan yang masih tersisa di warung, yaitu nasi mangut welut. Saya tertarik untuk merasakan gurihnya welut yang dimasak pedas dengan bumbu khas Semarangan.

Mbak Mi tengah membungkus nasi pesanan pelanggan. (Inibaru.id/Isma Swastiningrum)
Mbak Mi tengah membungkus nasi pesanan pelanggan. (Inibaru.id/Isma Swastiningrum)

Nggak menunggu waktu lama, di meja saya telah tersaji satu porsi nasi mangut welut. Di atas nasi putih yang hangat terdapat potongan daging welut sebesar dua ibu jari orang dewasa yang disatukan, satu potong tempe, dan potongan belimbing wuluh yang sangat menggoda. Kuah dari sayur welut ini berwarna kuning kecoklatan, kental, dan pekat.

Ketika sampai di mulut, kenikmatannya langsung terasa. Kuahnya yang tebal menancap di lidah dengan sensasi rasa pedas, asam, manis, dan gurih bercampur menjadi satu. Tekstur daging welut yang kenyal dan empuk dipadu dengan tempe dan nasi membuat kenikmatan yang dirasakan tak bisa dilupakan. Jika kamu tengah meriang dan memakan masakan Bu Sujud yang satu ini, saya jamin badan akan terasa lebih baikan.

Saat ditanya tentang bumbu, Mbak Mi menyebut semua masakannya kaya akan bumbu. Hal inilah yang membuat rasa masakan di warung ini selalu enak.

Di Sampangan, saya pernah mencicipi masakan yang serupa, namun nasi mangut welut di Rumah Makan Bu Sujud rasanya lebih homade dan mengingatkan kita pada masakan ibu di rumah. Suasana warung yang homey seperti di kampung sendiri juga menjadi nilai plus lainnya menikmati makanan di sini.

Salah satu ikan yang dimasak pedas di Warung Makan Bu Sujud. (Inibaru.id/Isma Swastiningrum)
Salah satu ikan yang dimasak pedas di Warung Makan Bu Sujud. (Inibaru.id/Isma Swastiningrum)

Fyi, welut mempunyai protein tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan kamu lo. Menu mangut welut ini sangat cocok kamu santap saat makan siang. Rasanya yang segar bisa membuat siang kamu jadi semakin fresh. Bumbunya yang pedas bisa membuat lidahmu nikmat membara. 

Harga nasi welut dan tempe di Warung Makan Bu Sujud juga terjangkau, yaitu Rp 17 ribu. Sangat layak dengan kenikmatan yang bisa kita cicipi.

Selain mangut welut, di Warung Makan Bu Sujud juga tersedia pecel lontong yang sudah tersedia saat warung buka pukul sepuluh pagi. Selain itu, kita juga bisa menikmati menu lain seperti nasi kepala manyung, pecak lele, belanak, dan dorang. Sementara itu, menu minuman yang tersedia adalah es kolak, es campur, es sirup, hingga es teh.

Benar-benar nggak saya lupakan deh pengalaman makan di Warung Makan Bu Sujud. Berminat mencobanya sendiri nggak, Millens? (Isma Swastiningrum/E07)