Awali DCF 2018, Minuman Purwaceng Dibagikan Gratis

Awali DCF 2018, Minuman Purwaceng Dibagikan Gratis
Salah seorang relawan aksi "Dieng Bersih" menikmati segelas minuman purwaceng. (Putri Rachmawati/Inibaru.id)

Purwaceng menjadi minuman gratis yang dibagikan kepada para peserta aksi "Dieng Bersih" yang menjadi acara "pemanasan" dalam Dieng Culture Festival 2018 yang bakal berlangsung tiga hari ke depan. Hm, hangatnya!

Inibaru.id – Purwaceng atau antanan gunung telah lama dikenal sebagai minuman khas dari Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Nah, untuk lebih mengenalkan minuman bernama latin Pimpinella pruatjan ini, panitia Dieng Culture Festival (DCF) 2018 sengaja membagikannya secara gratis pada seusai aksi "Dieng Bersih" yang berlangsung pada Jumat (3/8/2018) pagi.

Dieng Bersih adalah aksi memungut sampah yang dilakukan mulai dari Candi Arjuna hingga Museum Kailasa. Aksi ini merupakan acara "pemanasan" dari rangkaian festival tahunan DCF yang berlangsung bakal digelar hingga 5 Agustus mendatang.

Hm, ini merupakan kali pertama saya menikmati purwaceng! Konon, minuman tradisional ini bisa meningkatkan stamina, lo, Millens

Rasanya manis dan kayaknya memang benar bisa meningkatkan stamina! Ha-ha. Setelah lelah berjalan dari Candi Arjuna-Museum Kailasa-Candi Arjuna untuk memunguti sampah dalam aksi Dieng Bersih, stamina memang seolah diisi ulang setelah meminumnya.

Nggak hanya saya, ratusan peserta yang terdiri atas warga setempat dan para relawan itu pun tampak menikmati dan merasakan efeknya.

Setelah lelah bersih-bersih, para relawan bisa menikmati minuman purwaceng yang disuguhkan secara gratis. (Putri Rachmawati/Inibaru.id)

Akar Purwaceng

Oya, kamu bakal dengan mudah menemukan minuman purwaceng di Dieng. Purwaceng memang tumbuh subur di kawasan berhawa dingin tersebut. Warga biasa merebus akar tanaman yang mirip gingseng itu kemudian mencampurnya dengan gula jawa. 

Warga ada yang menyebut minuman tradisional itu "teh purwaceng", tapi nggak sedikit yang menyebutnya purwaceng saja. Rasanya manis, tubuh pun terasa hangat setelah menyesapnya, Millens.

 

Purwaceng hangat memang paling cocok diminum di tengah dinginnya udara Dieng. (Putri Rachmawati/Inibaru.id)

Minuman ini cocok dinikmati di Dataran Tinggi Dieng yang memang dikenal berhawa sangat dingin. Saya yang semula kedinginan lumayan terbantu dengan segelas purwaceng hangat itu. Eh, apalagi dibagikan gratis! Ha-ha.

 Hm, buat kamu yang belum pernah mencicipi purwaceng sebelumnya, coba deh! Datanglah ke Dieng, mumpung lagi ada event nasional, nih! (Putri Rachmawati/E03)