Mengenal 7 Jenis Cokelat, Mana yang Sering Kamu Konsumsi?

Mengenal 7 Jenis Cokelat, Mana yang Sering Kamu Konsumsi?
Beragam jenis cokelat. (Pixabay)

Kamu termasuk pencinta cokelat? Kalau iya, pasti tahu dong kalau cokelat nggak suma satu jenis? Yuk, kenali setiap jenis cokelat berikut.

Inibaru.id – Bagi sebagian orang, cokelat dianggap sebagai obat pelipur lara yang ampuh. Yap, cokelat mengandung beragam senyawa yang bisa memproduksi lebih banyak hormon endorfin dalam tubuh manusia. Nggak heran kalau mengonsumsi cokelat bisa bikin kamu merasa lebih bahagia.

Eits, tapi kamu tahu nggak sih kalau cokelat itu ada beragam jenis? Kesemua jenis itu tentunya bisa dikonsumsi, hanya saja kegunaannya berbeda-beda. Yuk, simak ulasan berikut.

Cokelat Hitam (Dark Chocolate)

Dark chocolate. (Albaciudad)

Cokelat satu ini mengandung kadar pasta cokelat paling tinggi, nyaris 90 persen, lo. Nggak heran kalau rasanya pahit. Rasa pahit itu membuat cokelat hitam cocok dijadikan bahan dasar pembuat kue.

Namun, sekarang banyak juga yang mengonsumsi cokelat hitam secara langsung. Ini karena cokelat hitam nggak mengandung pemanis apapun, jadi aman buat kamu yang sedang diet. Selain itu, cokelat hitam juga lebih meningkatkan energi.

Cokelat Susu (Milk Chocolate)

Milk chocolate. (Guppyschocolates)

Ini dia salah satu cokelat terfavorit di kalangan pencinta cokelat. Sesuai dengan namanya, milk chocolate mengandung tambahan susu di dalamnya. Oiya, ada juga tambahan gula, minyak nabati, dan vanila dalam cokelat yang punya rasa manis ini. Cokelat susu bisa kamu temukan dengan mudah di swalayan atau toko terdekat.

Bubuk Kokoa (Cocoa Powder)

Chocolate powder. (Shutterstock)

Cokelat berbentuk serbuk ini terbuat dari ampas biji cokelat yang sudah dipisahkan dari lemak cokelat. Ampas biji cokelat kemudian dikeringkan dan digiling hingga berbentuk bubuk. Bubuk kokoa ini cocok untuk tambahan kue atau minuman, Millens.

Pasta Cokelat (Chocolate Paste)

Chocolate paste. (Timesofindia)

Cokelat ini terbuat dari campuran cokelat murni dan butter sehingga menghasilkan tekstur pasta yang kental. Rasa pasta cokelat cenderung pahit karena nggak mengandung gula sama sekali.

Kendati begitu, ada juga beberapa pasta cokelat yang diberi bubuhan gula, vanila, atau kayu manis agar rasanya lebih nikmat.

Couverture Chocolate

Couverture chocolate biasanya berbentuk kepingan. (Shutterstock)

Cokelat yang biasanya berbentuk kepingan ini punya kandungan lemak lebih tinggi dibanding jenis cokelat lain, yakni sekitar 32 hingga 39 persen. Karena itulah, rasanya cenderung lebih creamy.

Couverture chocolate tersaji dalam beberapa bentuk, lo. Beberapa di antaranya ada bittersweet, semisweet, dan white chocolate.

Compound Chocolate

Tiga jenis compound chocolate. (Onestop)

Compound chocolate terbuat dari cokelat dan bubuhan bahan nabati seperti minyak kelapa atau kedelai. Cokelat ini biasanya sih berbentuk batangan, Millens.

Ada tiga jenis compound chocolate yakni dark chocolate compound, milk chocolate compound, dan white chocolate compound.

Gianduja Chocolate

Gianduja chocolate. (Seriouseats)

Jenis cokelat yang satu ini barangkali asing di telingamu. Kendati kurang terkenal, cokelat ini nggak kalah enak dibanding jenis cokelat lain, lo.

Gianduja terbuat dari cokelat dan kacang hazelnut. Hm, bisa dibayangkan betapa legitnya gianduja chocolate kan? Cokelat ini biasanya juga diberi bubuhan susu, kacang almon, dan kacang-kacangan lainnya.

Di antara tujuh jenis cokelat di atas, yang mana nih yang paling kamu suka? Eits, jangan kalap ya! Tetap jaga kebutuhan gizimu, ok? (IB10/E04)