Mencicipi Perpaduan Rasa Bumbu Tiongkok dengan Jawa Dalam Nasi Goreng Beringharjo

Mencicipi Perpaduan Rasa Bumbu Tiongkok dengan Jawa Dalam Nasi Goreng Beringharjo
Nasi goreng Beringharjo jadi salah satu kuliner yang ditunggu banyak pembeli. (Yogyes)

Di Pasar Beringharjo, terdapat banyak kuliner yang menggoda lidah. Salah satu kuliner itu adalah Nasi Goreng Beringharjo. Meski bumbu-bumbunya sederhana, cita rasanya mampu bikin kamu pengin nambah!

Inibaru.id – Yogyakarta memiliki segudang kuliner yang enak untuk dieksplorasi. Nggak melulu gudeg, Kota Pelajar ini punya nasi goreng yang rasanya mampu bikin kamu ketagihan. Yap, bagi kamu yang belum pernah mencicipi nasi goreng di sana, akhir pekan ini mungkin bisa mencobanya.

Nasi goreng Beringharjo merupakan akulturasi dari bumbu-bumbu masakan Tiongkok dan Jawa. Bawang putih, kecap asin, dan daging babi biasanya menjadi campuran yang ditonjolkan dalam nasi goreng ini.

Konon, ide membuat nasi goreng Beringharjo muncul lantaran orang-orang peranakan Tionghoa pengin menikmati nasi goreng dengan bumbu khas masakan Tiongkok. Maka, jangan heran kalau proses pembuatannya cukup unik!

https://ksmtour.com/media/images/articles7/Nasi-Goreng-Beringharjo-Yogyakarta.jpg

Sekali masak, jumlah nasi yang digunakan banyak, lo. (KSMtour)

Dalam sekali proses pembuatan, penjual bisa menggoreng nasi hingga setengah bakul, lo. Ini lantaran sekali makan, pembeli biasanya bisa memesan dua porsi. Daging ayam atau daging babi nggak dicampur selama proses penggorengan, tapi ditaruh di piring saat nasi sudah matang.

Rasanya? Hm, kamu harus coba deh kalau ke Pasar Beringharjo! Seporsi nasi goreng Beringharjo biasanya dijual Rp 10 ribu.

Nasi Goreng Beringharjo. (Neolimastrans)

Untuk menikmati masakan murah ini, kamu bisa datang ke pasar tersebut sekitar pukul 17.30 WIB. Nggak hanya nasi goreng, aneka kuliner yang menggoda siap menyapamu di sana.

Ah, jadi nggak sabar pengin mampir ke Beringharjo nih! Ayo agendakan! (IB06/E03)