Membuktikan Kelezatan Lunpia Gang Lombok Semarang yang Melegenda

Membuktikan Kelezatan Lunpia Gang Lombok  Semarang yang Melegenda
Meski sederhana, kelezatan lunpia bisa dibilang melegenda. (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Saya selalu penasaran kenapa lunpia yang dijual di Gang Lombok Semarang selalu menjadi idola. Benarkah rasanya seenak itu?

Inibaru.id – Buka mulai pukul 8 pagi hingga 5 sore, warung lunpia yang tepatnya berada di Jalan Gang Lombok Nomor 11, Purwodinatan, Kota Semarang ini nggak pernah sepi pengunjung. Mulai dari pengunjung yang mau menikmati lunpia di tempat hingga tukang ojol yang berjajar memesan. Hm, jadi ya memang harus sabar kalau mau beli.

Meski sudah lama saya tinggal di Semarang, saya belum pernah mencicipi Lunpia Gang Lombok yang terkenal seantero Semarang.

Lunpia Gang Lombok yang varian goreng ini paling nikmat disantap selagi hangat loh, Millens! (Inibaru.id/ Sitha Afril)
Lunpia Gang Lombok yang varian goreng ini paling nikmat disantap selagi hangat loh, Millens! (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Oya Millens, warung Lunpia Gang Lombok ini sudah berdiri seabad lebih. Sekarang, dikelola generasi ke-5. Saya jadi tambah penasaran kenapa lunpia di sini yang selalu jadi rujukan. Benarkah seenak itu? Katanya rebung yang menjadi isian lunpia nggak pesing. Pengelola juga memiliki bumbu khas yang mantap dan tentunya rahasia. Barangkali itulah yang bikin lunpia ini tetap eksis.

“Pengelola memang berkomitmen untuk terus menjaga cita rasa lunpia dari zaman leluhur hingga sekarang. Makanya cuma ada rasa original dengan varian basah dan goreng,"  kata Vincent, generasi ke-5 Lunpia Gang Lombok, Senin (20/1).

Untuk menjaga kualitas, seluruh proses pengolahan isian dan kulit dilakukan di warung. Para pembeli juga bisa melihat langsung proses pembuatannya.

Seluruh proses pengolahan lunpia dilakukan di warung yang terletak di sebelah Klenteng Tay Kak Sie ini. (Inibaru.id/ Sitha Afril)
Seluruh proses pengolahan lunpia dilakukan di warung yang terletak di sebelah Klenteng Tay Kak Sie ini. (Inibaru.id/ Sitha Afril)

Saya pun nggak ketinggalan pengin membuktikan kualitas rasa juara lunpia ini. Hm, rasa penasaran saya musnah sudah. Lunpia di sini memang seenak itu! Nggak pesing atau gimana gimana. Ukurannya lumayan mantap. Pas untuk ngemil sendirian. Satu potong dihargai Rp17 ribu. Nggak mahal kok.

Lunpia basah bisa digoreng dahulu atau dimakan langsung. (Inibaru.id/ Sitha Afril)
Lunpia basah bisa digoreng dahulu atau dimakan langsung. (Inibaru.id/ Sitha Afril)

So, kapan nih kamu mau mlipir ke warung Lunpia Gang Lombok? Hindari jam makan siang ya kalau nggak mau nunggu lama. Selamat jajan! (Sitha Afril/E05)