Membakar Lidah tapi Terus Nambah dengan Oseng Mercon Ala Bu Narti

Membakar Lidah tapi Terus Nambah dengan Oseng Mercon Ala Bu Narti
Hm, merahnya cabai dan tomat dalam oseng ini bikin tergoda kan? (Thetravellist)

Daging, jeroan, gajih dimasak menggunakan bumbu pedas yang bikin berkeringat menjadi oseng mercon. Sekali mencobanya, kamu yang doyan pedas mungkin bakal ketagihan dengan makanan ini. Di mana bisa menikmatinya? Tentu saja di Oseng Mercon Bu Narti.

Inibaru.id – Penggemar makanan pedas di Yogyakarta mungkin sudah nggak asing dengan Oseng Mercon Bu Narti. Berisikan kikil, gajih, kulit, dan tulang muda atau yang biasa disebut orang Yogyakarta “koyoran”, warung tenda di Jalan Kyai Ahmad Dahlan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, ini nyaris nggak sepi pengunjung saban malam.

Lantaran berisi lemak, makanan ini bakal cepat membeku, Millens. Supaya nggak beku, tentu kamu harus menghabiskannya dengan cepat.

Pedasnya oseng mercon ini bikin nagih! (Instagram/jogjafoodhunter)

Hm, kalau melihat gimana potongan cabai rawit yang turut “mewarnai” makanan ini, sensasi pedas yang kamu rasakan bakal tambah meledak-ledak.

Dalam sehari, Bu Narti bisa menggunakan 50 kilogram koyoran dan 6 kilogram cabai. Jumlah bahan ini bisa meningkat pada akhir pekan.

https://neolimastrans.com/wp-content/uploads/2018/05/Oseng-Oseng-Mercon-Bu-Narti-1.jpeg

Bagi kamu doyan pedas, oseng mercon buatan Bu Narti harus kamu coba. (Neolismastrans)

O ya, Bu Narti ternyata sudah berjualan sejak 1998, lo. Tempat ini juga cukup sering disambangi Cak Nun, budayawan kelahiran Jombang, Jawa Timur.

 Kalau pengin merasakan pedas dan nikmatnya makanan tersebut, kamu perlu menyiapkan uang sebanyak Rp 15 ribu. Supaya makin seru, ajak pula teman-temanmu makan di sana ya. Dengan “membakar” lidah bersama, acara makanmu makin meriah nih. Huh-hah-huh-hah! (IB15/E03)