Mangut Yu Mur Bikin Manggut-Manggut

Suka masakan gurih yang ada pedas-pedasnya? Ini dia, si mangut lele Yu Mur di Jogja. Pemburu kuliner nggak boleh lewatkan yang satu ini.

Mangut Yu Mur Bikin Manggut-Manggut
Nasi mangut lele(Tribun Jogja/Hamim Thohari)

Inibaru.id - Jika nggak kenal maka nggak sayang, yuk Millens kenalan dulu sama mangut lele racikan Yu Mur yang dijamin rasanya bikin manggut-manggut, hehehe....

Dari sekian banyak warung makan “mblusuk”, warung makan Yu Mur yang buka setiap hari pukul 08.00 - pukul 19.00, masuk dalam daftar kunjungan buat para wisatawan. Jadi, yang hobi blusukan berburu kuliner, kamu wajib mencicipi mangut ini. Warung yang memiliki menu andalan mangut lele ini berada di 25 kilometer sebelah selatan pusat kota Yogyakarta, tepatnya di Dusun Metok, Desa Donotirto, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul.

Tahu nggak Millens, menu itu merupakan warisan tiga generasi loh. “Saya kurang tahu warung ini telah ada sejak tahun berapa. Yang jelas yang kali pertama merintis adalah simbah saya, kemudian diteruskan Ibu, dan sekarang saya,” ucap Sudarni seperti dilansir dari Kompas.com (11/1/2018).

Baca juga:
Sashimi Ternate? Seng Ada Lawan...
Nasi Liwet Solo, Lebih dari Sekadar Makanan Sehari-hari

Mangut di warung makan Yu Mur benar-benar akan memanjakan lidah. Perpaduan cabai rawit dan santan sedap banget. Sejumlah bumbu rempah mulai dari laos, bawang merah, bawang putih hingga sunti ikut menyempurnakan rasa hidangan ini. Sensasi pedas dan wanginya rempah-rempah, menyatu dengan citarasa santan yang gurih dijamin bikin Millens manggut-manggut deh. 

“Sebelum dimasak mangut, lele terlebih dahulu digoreng,” lanjut Sudarni.

Keunikannya, sebelum digoreng, lele dibengkokkan dulu dengan cara ditusuk menggunakan lidi. Jadi, lele ini juga dikenal dengan sebutan mangut lekuk (lele tekuk). Setelah digoreng, lele dimasak mangut selama dua jam. Proses memasak yang memakan waktu lama tersebut menjadikan daging lele empuk dan bumbunya lebih meresap. Aih, sedapnya! Ini nih yang membuat mangut lele Yu Mur recommended banget.

Pada hari biasa Sudarni menghabiskan satu hingga dua wajan mangut lele, yang setiap wajannya berisikan lima kilogram lele goreng. Karena warung makan ini berada di samping Pasar Turi yang buka setiap Pahing,  jadi setiap hari pasaran mangut lele terjual empat hingga lima wajan. Setiap Pahing, warung buka lebih awal, yakni pukul 06.00.

Baca juga:
Sensasi Unik Lempah Kuning khas Pulau Bangka
Makan Sotonya, Gunting Sendiri Lauknya

Tidak hanya menyediakan mangut lele, warung makan Yu Mur ini juga menyediakan mangut wader, yang dimasak sama persis dengan mangut lele, dan memiliki ukuran yang nggak terlalu besar. Namun, rasa mangut wader ini nggak kalah sedap dari mangut lele. “Selain mangut, di sini juga ada opor ayam kampung dan soto ayam kampung,” jelas Sudarni.

Untuk harga, low budget. Jadi, nggak perlu galau. Cukup Rp.12.000, Millens sudah bisa menyantap nasi mangut (lele atau wader) ditambah segelas minum. Cocok, kan? Perut kenyang hati pun senang, dijamin ketagihan. (LIF/SA)