Makan Siang dengan Dua Menu Andalan Bowery Semarang: Tasmanian Salmon Fillet dan Rib Eye Steak

Makan Siang dengan Dua Menu Andalan Bowery Semarang: Tasmanian Salmon Fillet dan Rib Eye Steak
Salah satu sudut Restoran Bowery. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Anak nongkrong Semarang mana yang nggak tahu Tavern? Yap, seolah pengin menegaskan eksistensinya, restoran premium nan populer di dunia kuliner di Kota Lunpia itu meluaskan sayapnya dengan mengembangkan Bowery pada 2017 silam. Gimana menu di sana? Yuk, ikuti petualangan kuliner Inibaru.id ke Bowery!

Inibaru.id – Bowery tampak lengang saat saya dan seorang teman tiba pada siang itu. Namun, kelengangan itu ternyata saya jumpai di ruangan non-smoking saja. Menilik jauh ke dalam, ruangan untuk pengunjung yang merokok tampak ramai.

Waktu makan siang memang baru dimulai. Keramaian ini nggak hanya terlihat di Bowery, tapi juga di Eastman, restoran yang juga merupakan bagian dari Bowery, di depannya.

Untuk mengisi perut yang lapar, kami pun memesan Tasmanian Salmon Fillet dan Rib Eye Steak. Dua menu ini bisa dibilang jadi andalan Bowery. Untuk minumnya, Orange Booster dan Red Nutrient jadi pilihan kami berikutnya.

Setelah menunggu sekitar 15 menit, pesanan kami pun datang. Seperti apa rasa keduanya? Kulik lebih jauh lagi, yuk!

Tasmanian Salmon Fillet

Tasmanian Salmon Fillet. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Bagi penggemar ikan salmon, Tasmanian Salmon Fillet di Bowery perlu kamu cicipi. Tekstur padat dan lembut ikan ini mempermudah koki untuk membentuk plating yang cantik.

Warna cokelat daging salmon dan hijau brokoli berpadu dengan pas bersama saus paprika di tengah pinggan keramik warna putih polos. Bukannya diletakkan dalam cawan, saus paprika langsung dibubuhkan ke piring dengan teknik droplets.

Menurut teman saya, rasa saus ini cenderung gurih. Tekstur daging salmon pun empuk di lidah. Sementara, baby potato-nya cenderung minim rasa, maka saya memilih menikmatinya dengan saus paprika.

Untuk menu pertama ini, saya terkesan dengan tampilan manisnya. Oya, Sepiring Tasmanian Salmon Fillet dibanderol senilai Rp 105 ribu.

Rib Eye Steak

Rib Eye Steak ala Bowery. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Jika teman saya tergoda dengan Tasmanian Salmon Fillet, saya menjatuhkan pilihan pada Rib Eye Steak. Plating daging dengan berat 250 gram ini bisa saya bilang cukup manis.

Sejujurnya, untuk steik, saya lebih suka melihat saus jamurnya ditata di atas piring. Saus yang bersentuhan langsung dengan daging entah mengapa bisa membangkitkan selera makan saya ketimbang yang ditaruh di cawan.

Selain saus yang dipisah, Bowery juga memisah kentang goreng dengan meletakkannya pada mangkuk lain, nggak seperti plating Tasmanian Salmon Fillet.

Di samping saus, chef mempercantik tampilan dengan sayuran yang terdiri atas wortel, selada, dan tomat ceri. Ini menarik. Oya, saya suka dengan pemanis piring yang bisa dimakan, jadi nggak ada yang bakal terbuang sia-sia.

Untuk steik dengan tingkat kematangan medium well, saya perlu sedikit usaha untuk memotong daging. Terus, tentang saus jamurnya, saya yang maniak rasa asin mungkin akan menambahkan sedikit garam dan lada untuk mendapatkan rasa yang sesuai.

Menikmati seporsi Rib Eye ala Bowery, kamu perlu merogoh kocek sebesar Rp 175 ribu. Hm, mengingat berat steiknya, harga ini saya pikir sepadan. Cukup mengenyangkan!

Orange Booster

Orange Booster. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Minuman seharga Rp 30 ribu itu dicicipi teman saya. Orange Booster terdiri atas jeruk, nanas, timun, dan lemon. Namun, nanas menjadi rasa yang paling dominan.

Saya sempat membaca buku menu yang mencantumkan bubuk lada sebagai salah satu bahan yang dicampurkan dalam minuman ini. Sayang, menurut salah seorang pelayan, bahan tersebut nggak lagi digunakan. Padahal, campuran inilah yang sebetulnya membuat saya penasaran. Ha-ha!

Red Nutrient

Red Nutrient. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Seperti Orange Booster, Red Nutrient menggabungkan sejumlah buah untuk menghasilkan rasa yang unik. Minuman dengan harga Rp 30 ribu ini berisikan apel, jeruk, semangka, dan jeruk limau. Buah terakhir menjadi rasa yang paling dominan.

Hm, untuk cuaca Semarang yang sedang panas, minuman ini saya pikir tepat sebagai penyegar tenggorokan.

Puas makan siang di restoran berkapasitas 150 orang ini, saya pun cus pulang. Kamu yang pengin mencari suasana nongkrong berkelas, Bowery bisa jadi pilihan tepat. Untuk ukuran restoran premium, harga yang ditawarkan pun relatif standar. Jadi, silakan buktikan sendiri! (Artika Sari/E03)

 

Bowery

Kategori            : Restoran

Alamat              : Jalan Ahmad Yani No 140, Karangkidul, Semarang

Jam Buka          : Setiap hari pukul 11.00-00.00 WIB

Harga Makanan  : Rp 40.000 s.d. Rp 500.000

Harga Minuman  : Rp 18.000 s.d. Rp 130.000