Sabar Menunggu Ayam Bakar Taliwang Madu di Kota Lunpia

Sabar Menunggu Ayam Bakar Taliwang Madu di Kota Lunpia
Ayam Bakar Taliwang Madu ala Bu Mami. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Jalan-jalan di pusat Kota Lunpia, kelaparan, dan pengin ayam bakar madu, mampirlah ke warung makan ini! Berlokasi di pusat kota, kamu akan disuguhi sajian nikmatnya. Namun, bersabarlah menunggu, karena banyak orang yang juga mengantre menu kuliner ini.

Inibaru.id – Nggak kurang dari satu dekade warung ayam bakar taliwang ini berdiri. Pasangan istri-suami, Mami Supami dan Abdul Muhim, pendirinya. Sejak awal hingga kini, keduanya bahu-membahu berjualan di pusat kota Semarang, Jawa Tengah.

Sesuai nama sang istri, kedai tersebut diberi nama Ayam Bakar Taliwang Madu Bu Mami. Nggak sulit menemukan kedai itu. Di sepanjang Jalan Kyai Saleh Semarang, kedai yang beroperasi sejak 1 Desember 2006 ini selalu menjadi salah satu yang paling ramai.

Ayam bakar taliwang yang menjadi andalan mereka memang istimewa. Rasanya gurih dan manis madu. Berbeda dengan kebanyakan kuliner khas Lombok itu yang bercita rasa asin dan pedas, menu di Bu Manu telah disesuaikan dengan lidah orang Semarang yang lebih suka rasa manis dan gurih.

Ayam bakar dilumuri dengan madu. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Muhmin mengatakan, rasa manis yang muncul pada ayam bakarnya juga spesial. Bukan dari kecap, tapi dari madu. Teknik pembakaran yang pas juga memuat daging ayam menjadi empuk, nggak terlalu gosong, tapi bumbu tetap meresap hingga ke daging bagian dalam. Apa resepnya?

“Ayam tersebut dibumbui lalu diungkep, setelah diungkep ayam dimasukkan ke dalam lemari pendingin,” papar Muhim.

Dia menambahkan, pendinginan yang dilakukan tersebut memiliki dua fungsi, yakni meminimalisasi lemak dan menciptakan tekstur yang empuk setelahnya. Jadi, pantas saja ya kalau ayam tersebut terasa lembut ketika disantap.

 

Warung ayam bakar Taliwang madu yang selalu ramai. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Dalam sehari, warung makan yang beroperasi mulai pukul 12.00 hingga 23.00 WIB itu bisa menghabiskan ayam potong sebanyak 50-70 ekor. Bahkan, mereka bisa menjual hingga 100 ekor pada akhir pekan.

Penasaran? Datang saja ke Warung Ayam Bakar Taliwang Madu Bu Mami. Namun, kamu harus siap-siap mengantre, karena hampir dipastikan kedai itu nggak akan sepi pelanggan. Nah, sembari menunggu, kamu bisa menghirup aroma sedap kepulan asap proses pembakaran ayam taliwang madunya. Ha-ha.

Suasana di dalam warung ayam bakar Taliwang madu Bu Mami. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Seporsi ayam bakar taliwang madu dibanderol dengan harga Rp 12 ribu. Selain ayam bakar, kamu juga bisa memesan ayam goreng kremes dengan harga yang sama. Ada juga menu "satai" bakso atau jeroan bakar yang harganya berkisar antara Rp 4.000-6.000 per tusuk.

Sembari jalan-jalan ke Kota Lunpia, jangan lupa mampir ke tempat ini ya. Letaknya nggak jauh dari pusat kota, kok. Kalau kamu sedang berjalan-jalan di seputar Simpanglima, Lawang Sewu, atau Tugu Muda, lalu mencium kepulan asap beraroma ayam bakar, mungkin itu dari warung Bu Mami, Millens! Hi-hi. (Hayyina Hilal/E03)