Kue Kamir Berasal dari Arab atau Pemalang, sih?

Kue Kamir Berasal dari Arab atau Pemalang, sih?
Penjual kue kamir di pinggir jalan. (Twitter/AzzamID)

Kue kamir sering dijual dengan embel-embel nama Arab atau Turki. Padahal, kue ini disebut-sebut berasal dari Pemalang, Jawa Tengah. Loh, jadi, mana yang benar?

Inibaru.id – Kue kamir atau yang juga dikenal dengan nama lain kue samir bisa dengan mudah kamu temukan di mana-mana. Hanya, kalau kamu cermati, biasanya penjual kue kamir menulis embel-embel Arab atau Turki pada nama jualannya. Sebagai contoh, ada tulisan Kamir Turki atau Kamir Arab.

Padahal, dalam banyak keterangan, kue kamir dikenal berasal dari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Lantas, mana yang benar, kue kamir sebenarnya dari Pemalang atau dari Jazirah Arab, sih?

Ehm, di Indonesia, kamir memang dikenal di Pemalang. Namun, kue ini sebenarnya memiliki kaitan sejarah yang erat dengan kue-kue dari Jazirah Arab seperti hummush dan manakeesh. Bedanya, di sini kue kamir memakai bahan utama tepung beras atau terigu yang nggak dikenal di kultur kuliner Arab.

Lantas, gimana ihwal kue kamir di Pemalang? Konon, ini berawal dari datangnya imigran dari Hadramaut (wilayah yang kini dikenal sebagai Yaman) ke Pemalang pada abad ke-18. Semula, mereka berdagang. Namun, mereka kemudian menetap lama dan menyebarkan budaya dan warisan kulinernya.

Di Pemalang, proses modifikasi kuliner pun dilakukan lantaran ketiadaan bahan baku. Nah, dari situlah muncul makanan yang kental dengan kultur Timur Tengah tapi dengan unsur rasa dan bahan khas Nusantara, salah satunya adalah kue kamir yang kita kenal ini.

Bukan Pedas, tapi Manis

Kue kamir. (Twitter.com/naonishimiya)
Kue kamir. (Twitter.com/naonishimiya)

Konon, semula kue kamir di negeri asalnya memiliki rasa yang cenderung pedas dan kaya akan rempah. Menilik kamir yang ada di Indonesia, tentu saja rasa ini jauh berbeda. Kue yang kerap dianggap sebagai dorayaki-nya Indonesia itu cenderung bercita rasa manis.

Di Pemalang, kamu bisa menemukan dua jenis kue kamir, yakni kamir terigu dan kamir beras. Kamir terigu biasanya memakai tepung terigu yang dicampur mentega, ragi, dan gula. Sebelum diolah, adonan kue ini harus didiamkan terlebih dahulu agar mengembang dengan baik. Kue ini manis dan tahan lama.

Sementara, kue kamir beras menggunakan tepung beras yang dicampur dengan santan serta gula. Kue kamir beras biasanya memiliki tampilan lebih mengkilat pada bagian atas dan kecoklatan pada bawahnya.

Dari segi rasa, kue kamir beras lebih terasa gurih karena mengandung unsur santan. Mm, mirip serabi kali ya? 

Nah, gimana, rasa penasaranmu sudah terjawab, bukan? (Det/E07/E03)