Leker Gajahan, Si Kriuk yang Pas Jadi Menu Buka Puasa di Solo

Leker Gajahan, Si Kriuk yang Pas Jadi Menu Buka Puasa di Solo
Leker gajahan dengan toping pisang yang mantap. (Wonderful Solo)

Siapa bilang kalau gagal move on itu cuma karena ditinggal sama mantan terindah? Nyatanya, rasa khas dari leker yang satu ini juga bakal bikin kamu gagal move on dari pesona Solo!

Inibaru.id – Ngabuburit di Solo, sudah pasti paling enak mencicipi kuliner khasnya yang berjibun. Satu menu yang nggak boleh terlewatkan, tentu saja adalah Leker Gajahan. Nggak ada nama tanpa didahului dengan rasa. Maka, tentu ada alasan kenapa leker ini begitu dikenal di Solo.

Kendati sekilas tampak seperti jajanan murah pinggir jalan yang banyak dijual di depan SD, leker asli Solo ini beda, Millens, khususnya dari tingkat kekriukan. Kalau kamu perhatikan, topping-nya juga nggak nanggung-nanggung.

Proses pembuatan leker gajahan Bapak Fathoni yang melegenda. (Dimanaaja)

Buka mulai pukul 9 pagi, kamu dapat menemukan penjual leker yang satu ini di Jalan Padmonegoro, Gajahan, Pasar Kliwon, Surakarta.

Eits, kalau udah ketemu, jangan langsung balik kanan karena melihat antreannya yang mengular ya! Soalnya leker hits yang satu ini memang paling dicari oleh warga setempat, khususnya menjelang buka puasa. Jadi, kamu bisa datang lebih dulu untuk menghindari antrean yang panjang, atau bersabarlah! Ha-ha.

Api yang digunakan untuk memasak leker gajahan ini berasal dari bara arang, jadi ada sensasi rasa uniknya tersendiri. (Wonderful Solo)

Harga untuk leker gajahan berkisar dari Rp 5.000 hingga Rp 8.000 ribu. Dengan harga segitu, kamu bisa milih toping sesuai selera. Kamu bisa milih keju, pisang, dan meises.

Nah, kalau kamu penasaran dengan leker ini, langsung saja ke Gajahan dan rasakan sendiri, apa sih keistimewaan dari leker tersebut! (IB23/E03)