Komplet, Makanan Legendaris dan Kekinian Tersedia di Pasar Sentiling

Komplet, Makanan Legendaris dan Kekinian Tersedia di Pasar Sentiling
Berbagai makanan legendaris dan kekinian bisa kamu temukan di Pasar Sentiling. (Inibaru/ Zulfa Anisah)

Pasar Sentiling jadi salah satu rangkaian acara Festival Kota Lama yang digelar hingga 22 September mendatang. Meski dicitrakan sebagai pasar makanan legendaris, kamu bisa pula menemukan makanan kekinian, lo.

Inibaru.id - Sudah tahu belum Festival Kota Lama sudah dibuka sejak 13 September lalu? Kini makin banyak agenda dan rangkaian acara yang superasik lo. salah satunya adalah Pasar Sentiling.

Cukup asing ya dengan namanya? Nama Pasar Sentiling memang nggak sepopuler Pasar Semawis atau pasar tematik di sekitaran Kota Semarang. Ini karena Pasar Sentiling memang cuma ada setahun sekali di gelaran Festival Kota Lama, Millens!

Pasar yang cuma dibuka sampai 13-22 September ini menyajikan berbagai kuliner legendaris di Kota Semarang dan sekitarnya. Beberapa kuliner khas Semarang yang saya kenali adalah Es Puter Conglik, Toko Oen serta Gudeng Yu Djum. Sisanya adalah kuliner dari luar kota seperti sego tumpang koyor Salatiga, tempe kemul Purworejo, kerak telor serta sate maranggi.

Yang unik dari pasar ini adalah alat tukar yang dipakai, Millens! Karena mengusung tema kuliner lawas, alat tukarnya pun memakai uang khusus yang bisa didapatkan di beberapa stan kasir. Sekilas uang khusus yang bertuliskan Festival Kota Lama ini mengingatkan saya pada permainan monopoli. Ha ha

Alat tukar di sini pakai uang khusus yang sekilas mirip uang permainan monopoli, lo. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Selasa malam (17/9) pengunjung nggak terlalu banyak seperti malam-malam sebelumnya. Jadi orang-orang bisa leluasa memilih dan kulineran tanpa perlu mengantre panjang. Mulyani yang tengah menunggu cumi petainya mengaku senang bisa berkunjung ke Pasar Sentiling. “Seneng, semoga acaranya bisa langgeng. Stannya juga banyak yang terkenal,” kata perempuan yang datang bersama kedua anaknya ini.

Meski punya citra pasar kuliner legendaris, ternyata nggak seluruh pengisi stan di sini menyajikan kuliner legendaris lo. Jika dilihat, hampir sepertiga stan justru menawarkan kuliner kekinian seperti cumi bakar atau baso aci yang justru punya antrean mengular.

Hal tersebit sedikit membuyarkan bayangan saya tentang pasar kuliner yang satu ini. Jika bisa saya ibaratkan, Pasar Sentiling nggak jauh berbeda dengan festival makanan biasa. Alih-alih disebut sebagai pasar kuliner legendaris, nampaknya Pasar Sentiling lebih cocok disebut sebagai pertemuan makanan legendaris dan kekinian dalam satu tempat.

Suasana Pasar Sentiling saat nggak lagi ramai. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Nah buatmu yang ingin menikmati kuliner zadul serta kekinian sekaligus, bisa banget lo datang ke pasar sentiling yang mulai buka setiap hari pukul 17.00 ini. Yang pengin nostalgia masa kecil pun bisa datang ke sini! Ada jajan zaman old seperti gulali dan telur gulung.

Harga makanan di Pasar Sentiling mulai dari 10 ribuan hingga 35 ribu. Terjangkau kan? (Zulfa Anisah/E05)