Jeruk Bali Bukan Asli Bali, Lantas dari Mana?

Jeruk Bali Bukan Asli Bali, Lantas dari Mana?
Jeruk Bali bukan asli dari Bali. (Flickr/ Jorge Elías)

Namanya jeruk bali. Tapi, ternyata jeruk ini sama sekali bukanlah buah khas Bali. Lantas, dari mana asal buah ini sih aslinya?

Inibaru.id – Millens, kamu pasti pernah merasakan jeruk bali, bukan? Meski namanya jeruk, jeruk bali sangat berbeda dari jeruk pada umumnya. Ukurannya cenderung jauh lebih besar. Cara makannya juga beda dari cara makan jeruk biasa karena kulitnya sangat tebal. Nah, kamu pernah terpikir nggak kenapa namanya jeruk bali?

Kalau kamu pikir jeruk ini aslinya dari Bali, kamu salah Millens. Jeruk ini bisa ditemui di hampir semua negara Asia Tenggara. Di setiap negara ASEAN, namanya juga beda-beda. Orang Melayu terbiasa memanggilnya dengan limau besar. Kalau di Thailand, namanya pomelo atau ma o. Kalau di Filipina, buah ini disebut sebagai lukban atau suha.

Belum jelas bagaimana bisa di Indonesia namanya jadi jeruk Bali. Padahal, produsen utama dari buah ini ada di Pati, Jawa Tengah dan sejumlah wilayah di Jawa Timur. Kalau kamu berkunjung ke Kintamani, Bangli, Bali, juga bisa menemui budidaya jeruk bali. Harga jeruk bali di Kintamani kabarnya lebih murah jika dibandingkan dengan yang berasal dari Pati. Ada kemungkinan, harga murah ini diingat banyak orang sehingga membuatnya lebih terkenal dan akhirnya lahirlah sebutan jeruk bali.

Jeruk bali bisa ditemukan di hampir semua negara di Asia Tenggara. (Flickr/

Mariya Prokopyuk)
Jeruk bali bisa ditemukan di hampir semua negara di Asia Tenggara. (Flickr/ Mariya Prokopyuk)

Jeruk bali bisa berdiameter hingga 25 cm. Beberapa varian dari buah ini bahkan bisa sampai seberat 2 kg. Biasanya, warna kulit luar buah ini adalah hijau kekuningan. Sementara, kulit dalamnya yang tebal warnanya putih. Menariknya, kulit dalam jeruk bali bisa dijadikan manisan.

Daging buah jeruk bali memiliki rasa manis dan asam, mirip dengan jeruk pada umumnya. Tapi ukuran bulirnya lebih besar. Di dalam buah ini terdapat kandungan sehat seperti vitamin C dan potassium.

Meski lebih dikenal dengan nama jeruk bali, ternyata Departemen Pertanian Indonesia menyarankan penyebutan nama buah ini sesuai dengan sebutan aslinya, yakni pomelo. Dalam Bahasa Inggris, buah ini juga dikenal dengan sebutan tersebut.

Etapi, sepertinya sebutan jeruk bali sudah kadung akrab dikenal masyarakat Indonesia, ya Millens. Jadi, nggak apa-apa deh kalau kamu tetap menyebutnya seperti itu saat membelinya. Hehe. (Unud/IB09/E05)