Savoury Ribs & Coffee Hadirkan Gurihnya Makanan Khas Bali lewat Balinese Crispy Duck
Balinese Crispy Duck. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Savoury Ribs & Coffee Hadirkan Gurihnya Makanan Khas Bali lewat Balinese Crispy Duck

Bagi kamu yang hobi nongkong di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Savoury Ribs & Coffee pastilah nggak asing terdengar. Yap, restoran ini menyajikan masakan khas Bali seperti Balinese Crispy Duck. Hm, selezat apa menu ini? Pantau, kuy!

Inibaru.id – Bicara soal kuliner premium di Semarang, Jalan Sisimangaraja menjadi salah satu kawasan yang menyuguhkan hal ini. Di jalan itu pula, Savoury Ribs & Coffee menjadi salah satu rujukan tempat makan bagi anak muda dan keluarga.

Kendati mencantumkan Ribs & Coffee pada namanya, restoran ini nggak melulu menyajikan iga bakar dan kopi, lo. Terdapat menu tradisional serta anggur pula di sana.

Interior Savoury Ribs & Coffee. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Yosef Ricky Raynaldi selaku pemilik Savoury Ribs & Coffe mengatakan, lewat restoran ini, dirinya memang pengin memodernkan masakan tradisional, khususnya yang dari Bali. Hal ini terlihat saat pesanan saya, yakni Balinese Crispy Duck dan Green Grass Paradise, datang. Menurut Ricky, kedua menu itu menjadi merupakan favorit pengunjung.

Dari segi tampilan, Balinese Crispy Duck dihidangkan dalam piring kayu datar berwarna cokelat, senada dengan bebek goreng yang disajikan bersama kacang tanah goreng. Kemudian, jukut bejek (sayur remas khas Bali) menjadi unsur pembeda dari warna cokelat yang mendominasi tampilan.

Khusus untuk jukut becek, saya pikir porsi sayur ini perlu ditambah sedikit lagi. Mm, bukan karena gagal mempercantik tampilannya, tapi lantaran rasanya yang enak! Ha-ha.

Balinese Crispy Duck. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Oke, kali pertama mencicipi jukut bejek ala Savoury Ribs & Coffee, saya langsung jatuh hati. Rasa pedasnya bikin saya pengin nambah lagi dan lagi. Rasanya pun gurih, yang sepertinya dari santan.

Berpadu dengan sambal matah yang asin, acara makan saya pun kian lahap. Jadi, nggak salah kalau menu ini jadi favorit di sana. Sedap betul!

Sembari menikmati jukut bejek, saya tak lupa mencicipi daging bebek di sampingnya. Daging bebek ini persis yang pernah saya nikmati di Bali: bagian luarnya bertekstur garing dan renyah. Sementara, bagian dalam daging ini empuk dan cukup lembut.

Lalu, untuk memberi sedikit rasa yang lain, saya pun menambahkan sambal terasi di atasnya. Dari segi kuantitas, seporsi Balinese Crispy Duck cukup memuaskan perut saya.

Green Grass Paradise. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Menutup makan, kesegaran Green Grass Paradise sudah menanti saya. Daun mint, daun lime, perasan jeruk, serta serai menjadi bahan-bahan yang digunakan untuk meracik minuman bersoda ini.

Rasa minuman ini unik, Millens. Ada asam, ada pula manis. Kalau kamu berkunjung ke restoran ini, minuman ini patut kamu coba.

Seporsi Balinese Crispy Duck dibanderol Rp 79 ribu, sedangkan Green Grass Paradise dihargai Rp 39 ribu. Saya pikir harga ini sepadan. Dengan suasana ala modern tropical house, tempat ini bikin saya betah berlama-lama.

Oya, sekadar saran, kalau kamu datang ke sana untuk makan malam, spot ternyaman berada di belakang yang menghadap taman. Eits, tapi jangan lupa satu hal: bawa dompet yang ada isinya! Ha-ha. (Artika Sari/E03)

 

Savoury Ribs & Coffee

Kategori              : Restoran

Jam Buka            : 07.00–23.00 (Senin–Jumat), 07.00–00.30 (Sabtu–Minggu)

Harga Makanan    : Rp 30.000 s.d. Rp 272.000

Harga Minuman    : Rp 12.000 s.d. Rp 38.000