Hampir Mirip, Es Krim, Gelato dan Sorbet Ternyata Beda!

Hampir serupa, es krim, gelato, dan sorbet rupanya tidaklah sama. Hm, tahukah kamu perbedaannya?

Hampir Mirip, Es Krim, Gelato dan Sorbet Ternyata Beda!
Gelato di kedai El Primo Gelatio, Semarang (Inibaru.id/Verawati Meidiana)

Inibaru.id – Memiliki bentuk yang hampir sama, ternyata es krim, gelato, dan sorbet adalah jenis dessert yang berbeda. Meskipun gelato dalam bahasa Italia berarti es krim, dalam perkembangannya cara pembuatan maupun bahan yang digunakan berbeda dengan es krim. Gelato mengikuti cara pembuatan dari negara asalnya, yaitu Negeri Pizza.

Margaretha Puspita, pemilik kedai gelato dan sorbet El Primo Gelatio di Semarang, Jawa Tengah, mengatakan, perbedaan mendasar dalam ketiga "es krim" tersebut terletak pada kandungan lemaknya. Hal ini nggak lepas dari bahan baku dan proses pembuatan mereka.

“Ya, memang hampir mirip. Es krim terbuat dari kepala susu dan kuning telur. Bahan-bahan tersebut diaduk dan dicampur secara cepat dan kuat dengan menggunakan mesin khusus sehingga menghasilkan tekstur yang mengembang karena banyak gelembung udara yang masuk sehingga akan terasa lebih lembut," ungkap Etha, sapaan akrabnya.

Baca juga:
Ada Gelato dengan Rasa Unik di El Primo Gelatio
Ketika Rujak Menyiram Belut

Kandungan lemak dalam es krim bisa mencapai 12-14 persen. Dia menyebutkan, karena tidak ada ketentuan jumlah kandungan lemak, beberapa es krim yang tidak memperhatikan kandungan gizi mungkin saja mengandung hingga 30 persen lemak.

Es krim dibekukan dalam suhu minus 20-12 derajat Celsius. Itulah mengapa, efek dingin yang dimiliki es krim akan terasa tajam di lidah. Namun, hal itulah yang justru bisa membuat es krim lebih awet. Etha menuturkan, di pasar swalayan, biasanya es krim tahan hingga berbulan-bulan lamanya.

Sementara, gelato nggak bisa tahan lama seperti es krim. Gelato hanya dibekukan pada suhu 10 derajat Celsius sehingga ketahanannya nggak seperti es krim. Ia juga lebih mudah cair.

“Kalau gelato harus dibuat setiap hari, jadi kami setiap hari produksi sesuai porsi yang kira-kira bisa habis,” papar perempuan yang membuka gerai gelato dan sorbet sejak Februari 2018 itu.

Untuk pembuatannya, gelato menggunakan susu, gula, kuning telur, dan air. Bahan-bahan tersebut kemudian diaduk dengan mesin. Berbeda dengan es krim, kecepatan mengaduk gelato lebih pelan. Inilah yang membuat gelato terasa lebih padat dibanding es krim.

Tidak seperti es krim, setiap bahan yang dicampurkan sudah diatur dengan komposisi tertentu agar kandungan lemaknya di bawah 10 persen. Bahkan, gelato yang berkualitas tinggi hanya memiliki kandungan lemak 1 sampai 3 persen saja.

Baca juga:
4 Rekomendasi Kedai Gelato Favorit di Semarang
Kelezatan Setiap Tusuk Batibul dan Balibul

Adapun untuk sorbet, lanjut Etha, pembuatannya sama sekali nggak memakai susu. Sesuai sejarahnya, sorbet memang hanya terbuat dari salju.  Jadi, bahan bakunya hanyalah air, gula, dan buah.

Proses pembuatannya hampir sama dengan gelato, hanya saja rasa segar, manis, dan asam dari buah akan lebiih terasa pada sorbet.

Nah, gimana, Millens, sudah tahu perbedaannya, bukan? Jangan salah pesan lagi ya! Ha-ha. (Verawati Meidiana/E03)