Potongan Daging Lebih Besar, Sate Ayam Martawi Khas Cilacap

Potongan Daging Lebih Besar, Sate Ayam Martawi Khas Cilacap
Sate Martawi. (Madofot.blogspot)

Berbeda dengan satai ayam di Blora dan Madura yang diiris kecil-kecil, satai dari Kabupaten Cilacap ini tampak lebih memuaskan karena potongan ayamnya lebih besar.

Inibaru.id – Tebal dagingnya, sedap bumbunya, dan empuk saat digigit. Itulah Sate Martawi. Dengan ukuran potongan daging ayam yang cukup besar, menikmati satai khas Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ini jelas lebih memuaskan.

Lantaran potongan daging yang terbilang tebal, dibutuhkan dua bilah tusuk satai untuk membakarnya. Sebelum dibakar, satai terlebih dulu direndam dalam racikan bawang merah, bawang putih, dan kecap manis.

Sekilas, satai ini mirip dengan sate gagrak di Kebumen. Bedanya, sate martawi menggunakan sambal kacang, sedangkan satai gagrak menggunakan bumbu tempe yang dihancurkan. Keduanya sama-sama disajikan dengan lontong.

Satu satai martawi menggunakan dua tusuk. (Madofot.blogspot)

Pengin merasakan gurih dan manisnya satai martawi? Mampirlah ke warung-warung yang menjual satai ini jika ke Cilacap ya. Sepuluh tusuk satai ini biasanya dijual seharga Rp 25 ribu.

Beberapa tempat yang bisa kamu sambangi untuk mencicipi satai ini adalah di Jalan Brigjend Katamso, Jalan S Parman, Jalan Rinjani, atau Jalan Flores.

Sudah kenyang makan? Jangan lupa bawakan buat keluarga di rumah atau orang tua gebetan yang anaknnya kamu ajak makan! Ha-ha. (IB15/E03)