Kriuk-Kriuk Si Capret, Jajanan Tradisional dari Pekalongan

Renyah, garing, dan bikin nagih! Inilah kesan yang kamu dapatkan saat menggigit capret, camilan tradisional dari Kota Batik. Dengan beragam varian rasa, capret menjadi oleh-oleh khas di sana, lo. Yuk, borong kuliner satu ini!

Kriuk-Kriuk Si Capret, Jajanan Tradisional dari Pekalongan
Capret. (Bukalapak)

Inibaru.id – Butuh kriuk-kriuk dari Pekalongan, tentu saja kamu harus mencari capret. Yap, kletikan asal Kota Batik itu memang identik dengan kota yang berada di pesisir utara Jateng itu. Capret biasanya dijual di pusat oleh-oleh dengan harga yang relatif murah.

Capret terbuat dari tepung kanji yang dibumbui secara khusus. Bentuk kudapan ini bulat pipih dengan tekstur yang nggak beraturan. Setelah dibentuk bulat pipih, adonan lantas digoreng. Renyahnya makanan ini dipadukan dengan banyak rasa seperti balado, sapi lada hitam, pedas asin, dan barbeku.

https://ecs7.tokopedia.net/img/cache/700/product-1/2018/7/19/36581426/36581426_01cf1df7-8b76-4c3b-b503-00ecedd6af95_2048_1207.jpg

Kerupuk capret enak dipakai sebagai lauk, lo. (Tokopedia.)

Beberapa orang memilih memakan capret dengan saus tomat. Biar ngemil makin mantap, sebagian orang menyarankan limun oriental, yang juga khas Pekalongan, sebagai minuman yang pas untuk mendampingi capret.

Oya, capret cocok untuk dijadikan buah tangan. Harganya yang murah nggak bikin kantong jebol, kok. Sebungkus capret dengan berat 250 gram dijual sekitar Rp 15 ribu hingga Rp 17 ribu saja.

Capret. (Viva)

Penasaran dengan rasanya? Kalau nggak sempat berkunjung ke Kota Batik, kamu bisa membelinya lewat daring kok. Murah dan praktis, kan? (IB15/E03)