Eggshell Satay & Others, Tempat Nongkrong Para Pencinta Satai Taichan

Bosan dengan satai ayam atau satai kambing? Nah, kamu perlu menjajal ke Eggshell Satay & Others supaya nggak bosan. Di tempat ini, aneka satai kekinian siap memanjakan lidahmu.

Eggshell Satay & Others, Tempat Nongkrong Para Pencinta Satai Taichan
Satai taichan (Inibaru/Artika Sari)

Inibaru.id – Satai adalah sajian sejuta umat. Mungkin nggak ada yang menolak makanan yang memiliki aneka variasi ini. Hampir tiap daerah memiliki satai mereka sendiri. Penyajiannya pun macam-macam, mulai Sate Madura yang tradisional hingga Sate Taichan buatan Amir yang kekinian.

Nah, buat kamu pencinta satai di Semarang, nggak lengkap rasanya kalau kamu belum pernah ke Eggshell Satay & Others. Tempatnya menarik, menunya lengkap, rasanya pun nggak mengecewakan. Setidaknya, itu menurut saya. Itu juga yang dikatakan Rizki Aulia, seorang pengunjung yang kebetulan saja temui di kedai bergaya modern tersebut.

“Saya paling suka satai taichan. Rasanya enak, bumbunya juga terasa,” tutur Rizki yang datang bersama seorang temannya.

Eggshell Satay & Others (Inibaru/Artika Sari)

Buat kamu yang tertarik mencicipi menu satai yang "lain". datang ke Eggshell Satay & Others adalah pilihan tepat. Beralamat di Jalan Jatimulyo No 1A Kecamatan Tembalang, restoran tersebut memang menyajikan aneka satai yang nggak biasa. Selain taichan, mereka juga menyediakan satai yang diolah dengan direbus.

Hm, direbus? Yap, ini nggak typoo. Alih-alih dibakar, Eggshell Satay & Others yang juga membuka cabang di Jalan Cempaka Putih Tengah 1 No 17 A, seberang Masjid Jami’ Yarsi, itu memang menyajikan satai rebus. Err, terdengar aneh, tapi coba sajalah dulu!

Interior Eggshell Satay & Others (Inibaru/Artika Sari)

Saya agak terkejut lantaran satai di sana nggak menggunakan sambal kacang. Satai model taichan memang nggak menggunakan sambal kacang, melainkan sambal bawang yang superpedas. Hm, kebayang, dong, makan sambil kipas-kipas nahan pedas? Ha-ha.

Menu di Eggshell Satay & Others (Inibaru/Artika Sari)

Sebagai pencinta seafood, saya semula memesan satai cumi. Namun, kurang beruntung! Menu itu tengah kosong, sehingga saya beralih ke taichan, satai kulit, dan satai usus. Oya, Eggshell Satay & Others juga menyediakan satai gurita. Sepertinya enak, tapi nggak bagi saya. Ha-ha.

Harga menu-menu tersebut cukup terjangkau, lo, antara Rp 12 ribu hingga Rp 20 ribu saja. Kalau kamu nggak pengin makan satai, restoran ini juga menyediakan aneka menu seperti steak, rice bowl, spageti, dan makanan ringan yang harganya sekitar Rp 10 ribu-Rp 25 ribu saja.

Sudut ini menjadi tempat yang cukup enak karena membuatmu mudah melihat ke jalanan dan dekat dengan kasir (Inibaru/Artika Sari)

Ruangan Eggshell Satay & Others nggak terlalu luas, tapi mereka menyediakan ruang outdoor buat kamu yang pengin makan sembari menikmati hiruk-pikuknya jalanan Tembalang. Oya, kalau sedang malas keluar rumah, kamu tetap bisa memesan menu-menu di sana lewat layanan ojek daring, lo.

Satai kulit dan satai usus (Inibaru/Artika Sari)

Setelah menunggu sekitar 20 menit, pesanan saya akhirnya datang. Dari tampilannya, satai taichan adalah yang paling menggoda. Begitu masuk mulut, rasa bawang pada satai ini begitu terasa. Tekstur dagingnya pun lembut, mengingatkan saya pada tekstur daging rendang.

Sementara, untuk satai kulit dan usus, rasa gurihnya cukup pas berpadu dengan rasa kunyit dan lemon yang lumayan terasa. Untuk yang nggak suka asin, satai kulit mungkin kurang cocok di lidahmu.

Satai kulit ini rasanya gurih dan asin, lo (Inibaru/Artika Sari)

Dari ketiga jenis satai tersebut, saya akui satai taichan-lah yang rasanya paling enak. Saya agak menyesal nggak memesan satai ini dengan tambahan keju mozzarella karena rasanya pasti jauh lebih enak. Meski demikian, satai-satai restoran ini layak masuk tujuan kulinermu kok.

Kamu bisa menjadikan Eggshell Satay & Others sebagai alternatif tempat makan siang, makan malam, atau menjelang tengah malam karena restoran tersebut buka dari pukul 11.00 hingga 23.00 WIB. Datanglah bareng pasangan atau keluarga, dan silakan berbagi rasa pedas di sana. He-he. (Artika Sari/E03)