Yangko, Suguhan Para Raja Mataram yang Kini Membumi
Yangko. (Danadesa)

Yangko, Suguhan Para Raja Mataram yang Kini Membumi

Sebelum dikonsumsi masyarakat dan menjadi oleh-oleh para wisatawan, yangko dulunya menjadi makanan para raja Mataram. Lantas, bagaimana kuliner ini "turun kelas"?

Inibaru.id – Selain terkenal sebagai pusat kerajinan perak, kawasan Kotagede di DI Yogyakarta juga terkenal sebagai pusat oleh-oleh yangko. Yap, selain bakpia, kue tradisional ini memang menjadi salah satu makanan yang diburu banyak wisatawan. Rasanya yang manis dengan tekstur yang kenyal bikin sebagian orang ketagihan.

Sebelum menjadi makanan rakyat, yangko rupanya punya sejarah yang menarik. Konon, di masa lampau makanan ini hanya menjadi suguhan para raja Mataram. Perlu kamu tahu, Kotagede dulu merupakan pusat Kerajaan Mataram.

Kala itu, nggak semua lapisan masyarakat bisa menikmati yangko karena kue ini dijual dengan harga yang sangat mahal.

Yangko menggunakan kelapa sebagai campurannya. (Twitter)

Menelusuri sejarahnya lebih jauh, nama “yangko” dipercaya berasal dari kata “kiyangko”. Namun, karena dianggap cukup ribet untuk lidah orang Jawa, kue ini lantas disebut yangko saja. Pada 1921, seorang lelaki bernama Mbah Ireng mulai menjual kue ini untuk masyarakat. Kini, usahanya dilanjutkan oleh Prapto, cucu buyut Mbah Ireng.

Hm, kini yangko juga dibuat di beberapa tempat di luar Kotagede. Kamu yang pengin merasakan enaknya kue ini bisa membelinya secara daring juga, lo. Yuk, borong yangko dan majukan kuliner tradisional Indonesia! (IB10/E03)