Dulu Makanan Sultan, Baklava Kini Disukai Semua Orang

Dulu Makanan Sultan, Baklava Kini Disukai Semua Orang
Baklava (Mrbaklavasd)

Sebelum menjadi kue yang disantap masyarakat umum, baklava dulu merupakan kue khusus untuk para bangsawan. Rasanya yang manis bikin kue ini biasa menjadi hidangan berbuka puasa. Gimana sejarah baklava akhirnya menjadi makanan rakyat?

Inibaru.id – Turki merupakan salah satu negara dengan sejarah Islam terpanjang di dunia. Nggak heran, negara ini juga menjadi salah satu tujuan wisata bagi umat muslim di Indonesia.

Selain melakukan wisata sejarah, Turki juga bisa jadi tujuan berwisata kuliner. Salah satu kulinernya yang terkenal adalah baklava. Yap, hidangan penutup ini cukup populer di Indonesia. Selama Ramadan, nggak sedikit orang pernah membatalkan puasa mereka dengan hidangan ini.

Hidangan penutup tersebut diperkirakan berkembang di Turki pada masa Kesultanan Utsmaniyah. Ini berarti sekitar 1473. Saat itulah baklava muncul dalam berbagai perayaan seperti pesta kunjungan atau kunjungan tamu.

Konon, pada awal kemunculannya, baklava nggak bisa dikonsumsi semua lapisan masyarakat. Makanan ini hanya ditujukan untuk para bangsawan sehingga resep pembuatannya pun disimpan rapat.

https://galeri8.uludagsozluk.com/458/sutlu-nuriye_790670.jpg

Baklava menjadi suguhan untuk para prajurit saat bulan Ramadan. (uludagsozluk.com)

Pada akhir abad ke-17, baklava mulai dihidangkan untuk para prajurit saat Ramadan. Alih-alih disantap di meja makan seperti para bangsawan, makanan itu dibawa dari barak melalui parade keliling kota. Sepanjang jalan, rakyat Istanbul turut pula larut dalam kegembiraan menyaksikan mereka.

Kini, makanan berisi kacang almond dan kenari ini nggak hanya dinikmati para bangsawan dan prajurit saja. Baklava telah menjadi makanan bagi seluruh orang di negara asalnya.

Kalau kamu sedang berlibur ke Turki, jangan lupa cicipi baklava ya. Mau membawanya sebagai oleh-oleh juga bisa, lo. Ah, jadi pengin makan baklava, nih. Kamu punya rekomendasi di mana baklava bisa didapatkan di Semarang, Millens? (IB15/E03)