Cuma Goceng! Mi Ayam di Yogyakarta Ini Diserbu Pembeli Meski Pandemi

Cuma Goceng! Mi Ayam di Yogyakarta Ini Diserbu Pembeli Meski Pandemi
Tampak depan gerobak mi ayam Gatot. (Yogyakarta Kompas)

Mi ayam seharga Rp 5 ribu ini cocok banget buat yang penghasilannya terdampak akibat pandemi. Ya, di Yogyakarta seorang pedagang memjual mi ayam dan bakso seharga goceng saja!

Inibaru.id – Berapa uang yang harus kamu keluarkan untuk menebus satu mangkuk mi ayam? Jika kamu bilang Rp 10.000, di warung ini kamu bisa mendapat dua mangkuk mi ayam. Ya, di warung yang terletak di Jalan Bugisan nomor 48 Kota Yogyakarta ini kamu bisa membeli seporsi mi ayam seharga Rp 5.000 saja.

Warung ini baru dua bulan beroperasi. Sejak itu usaha milik Gatot Prayitno ini ramai banget pembelinya. Awalnya, lelaki ini mengaku merintis usaha mi ayam dari kampungnya yang berada di Solo.

"Saya belajar secara otodidak, dulu awal jualan di kampung daerah Solo," ungkap Gatot.

Sayangnya, usahanya di kampung nggak begitu laris sehingga memutuskan untuk hijrah ke Kota Yogyakarta. Dirinya mengungkapkan bahwa daya beli masyarakat kampung terbilang rendah.

Dulu Gatot pernah jualan di kampung. (Heta News)
Dulu Gatot pernah jualan di kampung. (Heta News)

Awalnya, lelaki 40 tahun ini berjualan di sekitar GOR Amongrogo dan kemudian pindah di Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan. Seporsi mi ayam jualannya dijajakan dengan harga Rp 4.000. Dirinya kemudian pindah ke Jalan Godean Kilometer 4 dan menjual seporsi mi ayam dengan harga Rp 6.000.

Sayangnya, dirinya harus berhenti berjualan akibat pandemi corona selama dua bulan lamanya. Hal ini membuat Gatot nggak punya pemasukan.

Turunkan Harga Karena Corona

Setelah libur dua bulan karena pandemi, Gatot memutuskan untuk kembali berjualan pada Juni lalu. Hal tersebut bertujuan untuk menggaet pelanggan berpenghasilan rendah.

"Saya coba menyasar masyarakat bawah, penghasilannya rendah saya kasih harga Rp 5.000. Jadi mengeluarkan dompet, uang Rp 5.000 sudah bisa makan," jelasnya

Gratis buatmu yang ulang tahun! (Line Today)
Gratis buatmu yang ulang tahun! (Line Today)

Tak disangka, keputusannya tersebut membuat dagangannya laris diserbu pembeli. Bahkan kini dirinya membuka cabang di Jl Bugisan No 48, Yogyakarta.

Uniknya, meski memasang harga yang nggak masuk akal, Gatot mengaku nggak rugi. Dari harganya yang murah malah bisa mendatangkan lebih banyak pembeli.

“Tidak rugi, ya memang untungnya sedikit tapi pembelinya kan banyak. Harganya mahal tapi pembelinya sedikit, ya malah rugi," tambahnya.

Kini setiap harinya Gatot membuka warung pukul 07.00 pagi dan bisa mendapatkan omzet sebesar Rp 2 juta tiap harinya. O ya mi ayam Gatot nggak hanya dikenal oleh warga Yogyakarta lo. Ada pula warga luar daerah yang datang karena tahu dari Instagram.

Oh ya, bagimu yang nggak suka mi ayam, kamu bisa membeli bakso dengan harga yang sama lo. Bahkan buatmu yang berulang tahun bisa dapat seporsi mi ayam bakso lengkap dengan es teh nggak pakai bayar! Mantap kan?

Kamu tertarik mencoba mi ayam murah meriah satu ini, Millens? (Lin/IB27/E05)