Cerita Tahu Berontak yang Jadi Simbol Perjuangan Melawan Penjajah

Cerita Tahu Berontak yang Jadi Simbol Perjuangan Melawan Penjajah
Tahu berontak dikenal pedas dan diisi sayuran. (banyumasekspres.id)

Di Indonesia, ada banyak sekali jenis olahan tahu. Nama-namanya juga banyak yang nyeleneh. Salah satunya adalah tahu berontak. Hm, tahunya memberontak ke siapa sih?

Inibaru.id – Nggak ada habisnya kalau kita membahas tentang kuliner Indonesia. Bahkan, untuk tahu saja, ada cukup banyak jenisnya. Salah satu yang memiliki nama menarik adalah tahu berontak. Hm, kok namanya sangat nggak biasa, ya?

Tahu berontak awalnya populer di dua daerah yang jaraknya cukup jauh, yaitu Lumajang di Jawa Timur dan Padang di Sumatra Barat. Tapi, inti dari penamaan penganan ini sama, yaitu sebagai simbol perjuangan melawan penjajah.

Omong-omong ya, jauh sebelum kita membahas soal tahu berontak, sebaiknya kita membahas soal sejarah tahu dulu ya. Kalau menurut para sejawaran, tahu datang ke Nusantara pada abad ke-10. Penganan ini dibawa oleh pedagang dari Tionghoa yang mampir ke sini. Nah, ternyata tahu diterima dengan baik oleh lidah masyarakat Tanah Air.

“Para pedagang Tiongkok yang datang ke Asia Tenggara dan Nusantara inilah terjadi perkawinan budaya, termasuk dalam hal makanan,” jelas sejarawan Tionghoa Jeremy Huang, Sabtu (15/10/2020).

Menariknya, kalau di negara asalnya alias Tiongkok sana, tahu malah sudah dikenal berabad-abad sebelumnya.

“Tahu telah dikenal sejak zaman Dinasti Han di Tiongkok Utara sekitar 164 Sebelum Masehi oleh Pangeran Liu An, seorang Pangeran Dinasti Han," lanjut Jeremy.

Tahu berontak dulu dijadikan bekal para pejuang melawan penjajah. (masakapahariini.com)
Tahu berontak dulu dijadikan bekal para pejuang melawan penjajah. (masakapahariini.com)

Balik lagi ke tahu berontak, ya Millens. Jadi ya, pada masa perjuangan melawan kemerdekaan, yang maju ke medan perang nggak hanya kaum lelaki. Realitanya, kaum hawa juga memiliki peran yang nggak kalah besar. Sebagai contoh, mereka membuat dapur umum untuk menyediakan logistik bagi para pejuang. Nah, di tengah kesibukan membuat penganan bagi para pejuang ini, terciptalah tahu berontak.

Sebenarnya, isian tahu berontak cukup sederhana, yaitu potongan tauge dan cabai. Tahu ini seringkali dijadikan bekal bagi para pejuang yang berlaga di medan perang. Nah, gara-gara latar belakang inilah, olahan tahu ini dikenal sebagai tahu berontak. Yap, demi mendukung pemberontakan melawan penjajah!

O ya, karena dikenal di daerah yang terpisah cukup jauh, tahu berontak khas Lumajang dan tahu berontak khas Padang memiliki perbedaan. Biasanya sih, tahu berontak khas Padang memiliki potongan yang cenderung memanjang dan dibaluti tepung yang sudah dicampur dengan bumbu. Jadi, tampilannya mirip bakwan dan memiliki rasa dan aroma rempah khas Minang.

Kalau tahu berontak khas Lumajang, cenderung lebih kotak dan jelas nggak akan memiliki aroma khas rempah Minang. Meski begitu, tetap saja tahu ini cocok untuk dijadikan camilan atau lauk.

Kalau kamu, sudah pernah mencoba tahu berontak belum nih, betewe? (His, Det, Kum/IB09/E05)