Bukan Sekadar Pendamping, Wasabi Merupakan Bagian Penting pada Sushi

Bukan Sekadar Pendamping, Wasabi Merupakan Bagian Penting pada Sushi
Wasabi dan sashimi. (Livingnomads)

Rasa pedas dan pahit dengan aroma menyengat membuat sebagian orang menyingkirkan wasabi dari hidangan sushi yang mereka pesan di restoran Jepang. Padahal, wasabi disajikan bukan pelengkap semata, lo! Apa fungsi sebenarnya?

Inibaru.id - Kamu salah satu penggemar masakan Jepang seperti sushi, soba, ochazuke, dan sashimi? Pernah nggak nih kamu bertanya-tanya kenapa harus ada wasabi untuk menemani makanan itu?

Oya, buat yang belum tahu, wasabi bertekstur hampir menyerupai pasta hijau terang. Ada sensasi terbakar ketika mengonsumsi bumbu khas ini. Tapi nggak sama seperti saat kamu makan cabai atau lada. Mulut pun seperti dipenuhi gas amoniak dan hidung serasa mau bersin. Kalau kamu nggak kuat makan wasabi, jangan heran jika keringat bercucuran dan hidung ingusan. Gimana? Rasanya sudah terbayang belum? He he 

Rimpang tanaman wasabi yang diparut untuk menghasilkan pasta wasabi. (Ccacademy)

Termasuk dalam keluarga kol, tanaman ini memiliki nama Latin Wasabia japonica, Cochlearia wasabi. Wasabi berasal dari parutan rimpang tanaman wasabi, semacam umbi-umbian asli Jepang yang tumbuh liar di sepanjang aliran sungai yang bersih di pegunungan Pulau Honshu, Kyushu, dan Shikoku. Tanaman itu juga dibudidayakan di sejumlah tempat berhawa sejuk di sana.

(Baca Juga: Berlayar Kenyangkan Perut dengan Q Boat Aburi)

Sudah sejak lama wasabi menjadi pendamping masakan Jepang. Bersama potongan jahe dan kecap asin, wasabi bahkan selalu disediakan saat menyantap sashimi, masakan Jepang berupa daging dan seafood segar yang dimakan mentah-mentah.

Aroma yang menyengat dengan rasa yang pedas-pahit membuat wasabi dianggap aneh sebagian orang. Namun, siapa menyangka pasta berharga mahal itu punya fungsi khusus selain menyedapkan makanan?

Wasabi yang dihidangkan bersama sushi. (Shortlist)

Perlu kamu tahu, rasa pedas pada wasabi tercipta karena kandungan senyawa kimia isotiosianat yang bersifat antimikroba. Senyawa tersebut mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Jadi, inilah alasan kenapa sashimi selalu dimakan bersama wasabi.

(Baca Juga: Awali Pergantian Tahun dengan Tiga Sajian Baru SushiQ!)

Yap, ada baiknya kamu menyertakan wasabi dalam masakan Jepang, khususnya yang menggunakan daging, ikan, atau seafood segar sebagai bahan utamanya seperti pada sushi mentah atau sashimi.

Dikutip dari Soranews24 seperti dilansir Liputan6 (8/1/2019), wasabi juga dipercaya mempunyai sifat antiinflamasi. Sementara, Organic Facts mengatakan, wasabi juga mampu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Wasabi yang selalu disajikan berdampingan dengan sushi. (Ekitchen)

Sejak lama akar tanaman wasabi memang dipercaya mampu memerangi bakteri ecoli dan styphylococcus Aureus, selain fungsi utama untuk menetralisir racun berbahaya yang bisa menyerang tubuh. Sensasi gas wasabi juga dipercaya bisa meringankan masalah sinus dan pernapasanmu. Wah!

(Baca Juga: Cara Asyik Makan Nasi ala Sushi Homemade Semarang)

Nah, kalau sudah tahu, mulai sekarang jangan singkirkan wasabi dari meja makanmu lagi ya, Millens. Meski sedikit, tetap sertakan wasabi dalam sushi dan sashimi yang kamu makan ya! (IB20/E05)