Biar Nggak Keliru, Begini Cara Membedakan Daun Ketumbar, Seledri, dan Peterseli

Biar Nggak Keliru, Begini Cara Membedakan Daun Ketumbar, Seledri, dan Peterseli
Seledri, peterseli, dan daun ketumbar punya bentuk mirip, namun sebenarnya ada cara agar kita bisa membedakannya. (Flickr/Marco Verch)

Bentuk daun ketumbar, seledri, dan peterseli sangat mirip sehingga sering bikin banyak orang bingung. Nah, kira-kira, ada nggak sih cara mudah untuk membedakannya?

Inibaru.id – Daun ketumbar, seledri, dan peterseli memiliki bentuk yang cenderung mirip. Bagi mereka yang nggak terbiasa memasak, tentu bakal bingung kalau disuruh memilih di antara ketiganya. Nah, kira-kira, ada nggak sih cara sederhana agar kita nggak lagi keliru untuk memilihnya?

Nggak hanya namanya yang berbeda, daun ketumbar, seledri, dan peterseli sebenarnya punya bentuk dan rasa yang berbeda. Bahkan, aromanya juga berbeda. Biar nggak bingung, kita cek satu per satu dulu yuk perbedaannya.

Dari Bentuk Daun

Kita mulai pertama dari yang paling sering bikin orang bingung, yakni dari sisi bentuk daun. Kalau seledri, bentuk daunnya cenderung melebar dan lancip, warnanya juga hijau tua. Daunnya lebih panjang kalau dibandingkan dengan daun ketumbar serta peterseli. Kalau batangnya sih ya, seledri ada geriginya dengan bentuk mirip bulan sabit.

Nah, daun peterseli memang mirip dengan seledri karena bentuknya yang juga lancip dengan warna hijau tua. Hanya, ukuran daunnya lebih kecil. Daunnya juga cenderung lebih keriting dan lebih bergerombol. Yang paling kentara perbedaannya dari seledri adalah bentuk batangnya yang cenderung bulat dan lebih halus.

Daun ketumbar, bentuknya berbeda dari peterseli dan seledri. (Flickr/

Formulate Health)
Daun ketumbar, bentuknya berbeda dari peterseli dan seledri. (Flickr/ Formulate Health)

Kalau daun ketumbar, daunnya cenderung lebih bulat dan nggak lancip. Daunnya juga cenderung melengkung. Warnanya juga cenderung lebih muda kalau dibandingkan dengan seledri serta peterseli.

Dari Sisi Rasa dan Aroma

Kalau kita melihatnya dari sisi aroma, seledri sangatlah khas. Aromanya segar, lembut, dan ada sensasi halus dan khas. Kalau dibandingkan dengan ketumbar, jelas aroma seledri nggak begitu kuat. Realitanya, ketumbar aromanya memang paling kuat dibandingkan dengan peterseli dan seledri.

Aroma ketumbar cenderung mirip seperti sitrus yang segar. Nah, kalau peterseli, aromanya cenderung lebih ringan, lembut, dan segar.

Daun peterseli dipakai dengan cara yang berbeda dari seledri dan daun ketumbar. (Flickr/

Ioan Sameli)
Daun peterseli dipakai dengan cara yang berbeda dari seledri dan daun ketumbar. (Flickr/ Ioan Sameli)

Gara-gara rasa dan aromanya yang berbeda ini, ketiganya pun dipakai dengan cara yang berbeda. Sebagai contoh, seledri bisa kamu temukan sebagai penyedap. Di sejumlah makanan khas Indonesia seperti bakso, soto, sup, telur dadar, dan sejumlah tumisan sayuran, kamu bisa menemukannya. Seledri dianggap bisa bikin makanan jadi lebih segar rasanya.

Kalau peterseli, fungsinya lebih sebagai garnish alias mempercantik tampilan makanan. Seringnya sih daun ini dipakai untuk hiasan makanan barat layaknya pizza, lasagne, atau pasta.

Beda lagi kalau daun ketumbar. Karena rasa serta aromanya yang cenderung sangat kuat, bakal dipakai sebagai penyedap makanan. Hanya, biasanya daun ketumbar dipakai di makanan kaya rempah khas Asia. Sebagai contoh, kalau kamu makan tom yam atau kari, pasti bakal ada lo daun ketumbar.

Satu hal yang pasti, daun ketumbar, peterseli, dan seledri ini memang sering kita temui di makanan yang kita konsumsi. Jadi, kalau kamu mulai belajar memasak, pastikan bisa membedakannya, ya? (Lip/IB09/E05)