Mirip Nasi Rawon, Soto Grombyang Khas Pemalang Berkuah Pekat

Mirip Nasi Rawon, Soto Grombyang Khas Pemalang Berkuah Pekat
Soto grombyang, salah satu kuliner khas Pemalang. (Local guides connect)

Sekilas, kuliner khas Pemalang ini mirip dengan rawon. Namun, keduanya memiliki rasa yang berbeda, Millens.

Inibaru.id – Kalau berkunjung ke Pemalang, jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas ini, Millens. Soto grombyang namanya. Sekilas, penampilan soto grombyang hampir mirip dengan nasi rawon. Namun, bagaimana dengan rasanya?

Kompas.com (5/10/2017) menulis, dalam bahasa Jawa kata grombyang berarti bergoyang. Dinamakan demikian karena kuah dalam soto grombyang bervolume banyak sehingga seolah membuat isi mangkuk bergoyang-goyang.

Semangkuk soto grombyang. (Primarasa)

Kuah soto grombyang yang pekat memang sama-sama berbahan dasar kluwek seperti nasi rawon. Hanya saja, kuah soto grombyang nggak sekental kuah rawon.

Selain kekentalan kuah yang berbeda, isian soto grombyang juga beda dengan nasi rawon, lo. Semangkuk soto grombyang berisi nasi, potongan daging sapi atau kerbau, irisan daun bawang, kuah yang luber, dan  yang paling khas adalah parutan kelapa sangrai.

Semangkuk soto grombyang. (Instagram/Dwiarifwicaksono)

Rasanya? Hm, pasti enak banget! Bumbu rempah dalam kuah soto grombyang memunculkan rasa gurih. Apalagi bubuhan kelapa sangrai di atas soto, pastinnya menambah rasa gurih dan beraroma khas.

Semangkuk soto grombyang akan lebih nikmat disantap dengan satai sebagai pendamping nih, Millens. Kamu bebas memilih satai sapi atau satai kerbau, bergantung seleramu.

Satai sebagai pendamping soto grombyang. (Instagram/Kardiovskuliner)

Kamu pengin mencoba gurihnya soto grombyang? Nggak perlu bingung, ada banyak warung soto grombyang di seantero Pemalang, kok. Salah satunya ada di daerah Alun-alun Pemalang. Semangkuk soto grombyang rata-rata dijual seharga  Rp 15 ribu, sedangkan untuk satainya berkisar Rp 4 ribu per tusuk. Cukup terjangkau, kan? Tertarik berburu soto grombyang? (IB10/E04)