Ada Pertalian antara Sosis Solo dengan Kudapan dari Belanda

Ada Pertalian antara Sosis Solo dengan Kudapan dari Belanda
Sosis Solo, makanan khas Kota Solo Jawa Tengah. (Youtube)

Berbeda dengan sosis pada umumnya, penganan yang satu ini wajib menjadi buah tangan jika kamu menyambangi Kota Solo. Penasaran seperti apa wujud dan rasanya?

Inibaru.id – Sesuai namanya, sosis Solo adalah camilan dari Kota Bengawan. Konon, ihwal mula pembuatan penganan tersebut diadopsi dari sosis yang dibawa oleh orang-orang Belanda pada masa kolonialisme.

Satu sumber mengatakan, Pakubowono X dipercaya sebagai orang pertama yang memerintahkan pembuatan sosis tersebut. Namun, sumber lain bilang, sosis ini dibuat dengan memodifikasi makanan kesukaan orang Belanda.

Meski diadopsi dari Belanda, bumbu dan cara memasak Sosis Solo sangat lokal, lo, sehingga tetap sesuai dengan lidah orang Indonesia yang suka masakan kaya rasa.

Sosis Solo dengan isian ayam. (Dapurablett.wordpress)
Sosis Solo dengan isian ayam. (Dapurablett.wordpress)

Mirip Lunpia

Sekilas, sosis Solo tampak seperti lunpia. Namun, kamu akan tahu perbedaannya begitu menggigit kudapan ini. Nggak seperti lunpia yang berisi rebung, telur, ayam, dan udang, sosis Solo berisi gilingan daging sapi atau ayam yang dibungkus dengan dadar dan dibalur telur.

Dari segi bumbu, sosis Solo terbilang penuh cita rasa lantaran diperkaya pelbagai rempah seperti ketumbar, bawang putih, bawang merah, kemiri sangrai, dan jintan.

Dicocol saus tomat pedas, hmm, nikmat! (Dapurnidya.blogspot)
Dicocol saus tomat pedas, hmm, nikmat! (Dapurnidya.blogspot)

Seperti lunpia, sosis Solo juga terdiri atas dua varian, yakni versi kering (goreng) dan basah (kukus). Sosis Solo biasa dikonsumsi nyeplus cabai rawit. Kamu juga bisa menjadikan sambal atau saus tomat sebagai pendamping penganan gurih tersebut. 

Musim hujan kayak gini, enak kali ya ngemil sosis Solo sambil ngeteh dan ngobrol tentang cinta! Ha-ha.(MG27/E03)