5 Jenis Makanan Ini Bermanfaat untuk Meningkatkan Trombosit

5 Jenis Makanan Ini Bermanfaat untuk Meningkatkan Trombosit
Jambu biji adalah salah satu makanan yang bisa meningkatkan trombosit. (Cosas Feminas)

Saat trombosit darah menurun, tubuh memerlukan nutrisi untuk meningkatkannya kembali. Beberapa makanan di bawah ini bisa membantumu memproduksi sel darah baru. Simak yuk!

Inibaru.id – Saat ini, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia semakin meningkat. Di sejumlah daerah, kasus DBD bahkan ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Ini karena semakin banyaknya masyarakat yang terjangkit virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti itu.

Ketika menderita DBD, trombosit seseorang akan terus turun. Penurunan trombosit itu membahayakan tubuh karena dapat menyebabkan anemia hingga komplikasi yang parah. Trombosit juga dapat turun meski kamu nggak lagi menderita penyakit DBD, misalnya saat sedang hamil atau saat terkena infeksi seperti cacar air.

Nah, untuk membantu proses pemulihan dan meningkatkan kembali trombosit tubuh, beberapa makanan ini sangat bermanfaat untuk memproduksi sel darah merah baru. Simak ulasan berikut.

Pepaya

Buah pepaya. (Tasidola)

Punya rasa yang manis dan lezat, pepaya rupanya memiliki segudang manfaat salah satunya untuk melancarkan sistem pencernaan. Selain itu, pepaya juga merupakan buah terbaik untuk meningkatkan jumlah keping darahmu, lo. Mengonsumsi daun pepaya yang direbus juga dapat meningkatkan kadar trombosit.

Jambu Biji


Buah jambu biji. (Kawaiibeautyjapan)

Jambu biji paling sering dicari orang yang terkena DBD. Ini karena jambu biji dinilai sangat ampuh untuk meningkatkan trombosit. Jambu biji memiliki kandungan vitamin C yang lebih tinggi daripada buah lainnya. Vitamin C berfungsi untuk membantu mempercepat penyerapan zat besi yang nantinya berpengaruh terhadap peningkatan jumlah trombosit. Buah ini juga sangat baik untuk mempertahankan daya tahan dan kebugaran tubuh.

Eits, tapi menurut Kompas.com (19/11/2016), daun jambu bijilah yang sebenarnya ampuh meningkatkan trombosit. Daun jambu biji dinilai punya lebih banyak kuercetin.

Hati Ayam atau Sapi

 

Olahan hati ayam. (Shutterstock/Heike Rau)

Hati ayam atau sapi juga bermanfaat untuk menambah jumlah trombosit atau keping darah dalam tubuh. Kandungan folat dan vitamin B12 dalam hati ayam atau sapi bisa membantu fungsi tubuh untuk menghasilkan sel-sel darah merah baru.  

Sayuran Hijau


Brokoli. (Livestrong)

Sayuran hijau seperti kubis, brokoli, bayam, sawi, dan lobak hijau juga bermanfaat untuk meningkatkan trombosit darah. Vitamin dan mineral seperti folat, zat besi, vitamin C, dan vitamin K banyak ditemukan dalam sayuran hijau. Zat-zat ini juga sangat berfungsi membantu fungsi tubuh untuk memproduksi sel darah merah baru.

Gandum Utuh

Roti gandum. (Hellosehat)

Saat sakit, lebih baik mengonsumsi gandum utuh sebagai asupan karbohidrat. Gandum kaya akan serat, nutrisi, mineral, dan vitamin yang sangat baik untuk meningkatkan jumlah keping darah dalam tubuh. Gandum utuh bisa berupa roti gandum, oatmeal, atau sereal. Penyajian gandum pun mudah.

Selain lima jenis makanan di atas, mengonsumsi air putih juga sangat penting untuk meningkatkan trombosit, ya, Millens. Banyak-banyaklah minum air putih setiap hari. Semoga selalu sehat dan bahagia. (IB07/E04)