3 Makanan Wajib Coba di Java Food Festival 2018 Semarang

3 Makanan Wajib Coba di Java Food Festival 2018 Semarang
Java Food Festival 2018 Semarang. (Inibaru.id/Verawati Meidiana)

Ada kuliner-kuliner unik yang bisa kamu temukan di Java Food Festival 2018. Apa saja ya?

Inibaru.id – Java Mall, salah satu pusat perbelanjaan di Kota Semarang kembali menyelenggarakan Java Food Festival. Yap, festival yang diramaikan oleh tenant-tenant kuliner tersebut menyajikan berbagai masakan yang dijamin bisa bikin lidahmu senang.

Festival ini telah dimulai sejak 10 Oktober dan akan berakhir pada tanggal 14 Oktober. Sebagai penggemar kuliner, saya tentu datang ke sana, tepatnya di Java Mall Semarang lantai tiga di ruangan eks Electronic Solution.

Sesampainya di sana, aroma makanan menyeruap seolah memanggil saya untuk segera memesan beberapa di antaranya. Tanpa pikir panjang, saya langsung mendekati beberapa stand makanan.

Nah, berikut ini lima makanan yang saya coba saat berada di Java Food Festival. Makanan-makanan ini bisa jadi rekomendasi untuk kamu kalau mau pergi ke sana juga.

  1. Martabak Nabati

Martabak Nabati. (Inibaru.id/Verawati Meidiana)

Siapa sangka martabak telur ini punya keistimewaan. Saat menikmati suapan pertama, saya kira nggak ada perbedaan dengan martabak telur lainnya. Namun, lidah saya tertipu. Martabak nabati ini merupakan martabak telur yang menggunakan kedelai sebagai pengganti dagingnya. Martabak ini sengaja dibikin untuk para vegetarian yang nggak mengkonsumsi daging.

Rasa kedelainya benar-benar menyerupai daging, bahkan teksturnya pun cenderung kenyal. Pemiliknya bercerita pada saya, bahwa martabak telur kedelai ini telah dimasak menggunakan 16 rempah sehingga rasanya mirip rendang daging. Dengan harga Rp 20 ribu, saya sudah bisa puas makan sehat tapi rasanya enak. Nyam!

  1. Satai Tulang

Sate tulang. (Inibaru.id/Verawati Meidiana)

Eit, jangan kira makanan satu ini hanya berupa tulang-tulang yang dibakar, ya, Millens. Satai tulang di sini sebenarnya adalah satai daging ayam yang cukup besar disertai dengan tulangnya. Wah!

Dengan dibalur saus asam-manis, satai seharga Rp 15 ribu per tusuk ini cukup mengenyangkan perut saya karena dagingnya sangat melimpah. Kalau balik lagi ke sana, saya, sih, bakal coba menu ini lagi. He-he!

  1. Nasi Goreng Mercon

Nasi goreng mercon. (Inibaru.id/Verawati Meidiana)

Kalau yang ini nasi goreng mercon ala Cik Noni. Yap, sesuai namanya, nasi goreng ini adalah nasi goreng dengan bumbu pedas. Ada banyak topping yang bisa kamu pilih untuk nasi goreng tersebut, mulai dari daging ayam, kambing, hingga paru sapi.

Saya memilih topping paru sapi. Soal rasa, nasi goreng mercon ini cukup enak karena rempah-rempah seperti lada dan bawang putihnya bisa saya rasakan. Namun, bagi lidah penyuka kuliner pedas seperti saya, nasi goreng mercon tersebut masih kurang nampol pedasnya.

Gimana, Millens? Akhir pekan ini jangan lupa datang ke sana, ya, karena festivalnya akan segera selesai! (Verawati Meidiana/E03)