Banyak Pihak Mengecam Teror pada Novel

Banyak Pihak Mengecam Teror pada Novel
ancaman teror novel(Foto:http://nlmarcom.com)
648
View
Komentar

inibaru.id-Peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan mendapat sorotan dari banyak pihak, termasuk salah satunya adalah Abraham Samad. Ia mengecam bahwa teror yang ditujukan pada penyidik KPK itu adalah tindakan tak beradab.

Mantan Ketua KPK itu mengutuk keras kasus penyerangan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kejadian yang menimpa Novel adalah cara pihak-pihak yang ingin membungkam orang yang ingin menegakkan kebenaran yakni memberantas korupsi.

Samad mengatakan bahwa negara harus meningkatkan perlindungan hukum bagi para pimpinan dan pegawai KPK. Menurutnya, ancaman terhadap lembaga antirasuah itu masih ada.

"Kalau negara tidak memaksimalkan perlindungan terhadap orang yang ingin memberantas korupsi, maka semua orang akan takut dalam pemberantasan korupsi. Dan akhirnya yang menang adalah para koruptor atau orang-orang yang ingin merusak negara saat ini," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengungkapkan bahwa teror yang dialami Novel kemungkinan besar terkait penanganan kasus korupsi e-KTP. Novel memang ditugaskan sebagai salah satu kepala satuan tugas (kasatgas) untuk kasus tersebut. 

Seperti yang telah diberitakan di berbagai media, peristiwa penyiraman air keras itu terjadi saat Novel pulang dari masjid dekat rumahnya usai melaksanakan salat subuh. Dua pengendara sebuah sepeda motor tiba-tiba menyiram Novel dengan air keras. Masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut pun langsung membawa Novel ke rumah sakit.

Akibat air keras yang disiramkan ke bagian wajahnya, saat ini bagian pipi Novel saat ini mengalami pembengkakan. Bahkan seperti dituturkan Anies Baswedan, sepupu Novel, kemungkinan terjadi luka di kornea mata Novel akibat terkena cairan kimia. Itu sebabnya ia kini dipindahkan ke Jakarta Eye center Menteng, Jakarta Pusat. (RA)