Penyuka Pelesiran? Penyuka Yoga? Ini Destinasi Barunya…

Pelesiran juga beryoga. Jogja dan Bali dipromosikan jadi destinasi wisata yoga.

Penyuka Pelesiran? Penyuka Yoga? Ini Destinasi Barunya…
Yoga (bali-indonesia.com)

Inibaru.id – Tak sekadar jalan-jalan untuk  melihat dan menikmati pesona atau keajaiban alam, kini tawaran berwisata semakin beragam. Apalagi untuk generasi milenial yang semakin sadar terhadap gaya hidup sehat. Berwisata yoga bisa jadi salah satu alternatifnya. Sudah pelesiran, sehat pula….

Banyak pendapat mengatakan, Yoga sebenarnya sudah dikenal di bumi Nusantara sejak abad ke-15, tapi  yoga kita masih kalah populer dibandingkan dengan yoga di luar negeri. Karena itu agenda Wonderful Indonesia akan mengampanyekan secara serius bahwa Indonesia adalah tempat yang bagus sebagai destinasi wisata yoga yang baru. Ada dua lokasi yang diproyeksikan menjadi destinasi wisata yoga, yaitu Bali dan Yogyakarta.

Baca juga: Ingin Picu Adrenalin? Jajal 5 Lokasi Arung Jeram Lokal Ini

Dilansir GNFI (25/10/2017), untuk mempopulerkan Bali dan Yogyakarta menjadi destinasi wisata Yoga, Wonderful Indonesia mengundang dua yogi (pelaku yoga)  berpengaruh dari Amerika Serikat untuk melakukan wisata yoga di Indonesia. Yogi tersebut adalah Jessamyn Stanley berasal dari Durham, North Carolina dan Sean Phelps asal Los Angeles, California. Keduanya berada di Indonesia sejak 23 Oktober yang lalu hingga 2 November mendatang.

Jessamyn dan Sean dipiilih oleh KBRI Washington DC dengan mempertimbangkan kemampuan keduanya memberikan pengaruh pada follower maupun audiens lewat sosial media yang mereka gunakan. Tak pelak, mereka diharapkan bisa mempromosikan pengalaman wisata yoga di Indonesia yang masih belum terlalu populer.

Perlu diketahui, pariwisata yoga dianggap cukup berpotensi karena ternyata industri olah tubuh yoga di Amerika Serikat cukup besar nilai ekonominya. “Dari studi yang dilakukan oleh Ipsos Public Affairs tahun 2016, terdapat 36,7 juta orang AS yang telah menjadi yogi (pelaku yoga), dan 80 juta orang yang menyatakan keinginannya untuk menjadi yogi. Dari jumlah tersebut, para yogi telah menghabiskan 16,8 miliar USD untuk mengikuti kelas yoga dan membeli peralatan yoga. Yoga bukan hanya olahraga namun juga potensi pasar yang perlu Indonesia garap,” lanjut Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Budi Bowoleksono.

Well, Yogyakarta dan Bali pun dipilih karena dua kota tersebut cukup aktif dalam aktivitas Yoga. Salah satu contoh adalah festival Yoga Nasional yang diadakan di Yogyakarta. Festival ini berhasil menarik perhatian ribuan orang. Bali pun begitu, telah mengadakan festival yoga sejak 2008.

Baca juga: Nusa Dua Bali Mahal? Cek Dulu 3 Tempat Ini!

Di kedua kota tersebut, Jessamyn dan Sean akan diajak untuk melakukan yoga di beberapa situs wisata, yaitu Candi Borobudur dan Candi Prambanan di Yogyakarta, dan wilayah Uluwatu dan Ubud di Bali.

Selain itu, keduanya juga berkesempatan untuk bertemu dengan komunitas yoga di kedua kota. Lewat pertemuan ini diharapkan kedua yogi dapat merasakan yoga di Yogyakarta dan praktik yoga yang kental dengan nilai-nilai dan adat-istiadat yang kuat di Bali.

Program yang dilakukan atas kerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI ini diharapkan dapat menempatkan Indonesia dalam peta wisata yoga internasional dan meningkatkan kunjungan wisatawan AS ke Indonesia. (EBC/SA)