Ustaz Firanda dari Papua Menafsir Al Qamar di Masjid Nursiah Daud Paloh

Sebagai kegiatan kajian rutin bulan, Masjid Nursiah Daud Paloh pada bulan November 2017 menghadirkan dai dari Papua, Ustaz Dr Firanda Andirja MA. Kali ini bahasannya tentang Surat Al Qamar.

Ustaz Firanda dari Papua Menafsir Al Qamar di Masjid Nursiah Daud Paloh
Salah satu aktivitas di Masjid Nursiah Daud Paloh (masjidnursiahdaudpaloh.com)
436
View
Komentar

Inibaru.id - Masjid Nursiah Daud Paloh Metro TV kembali mengadakan kajian rutin bulanan dengan menghadirkan pembicara Masjid Nabawi, Ustaz Firanda, Minggu (26/11/2017). Dalam kesempatan ini, Ustaz Dr Firanda Andirja MA membahas tafsir surat Al Qamar. Ini surat yang berarti "bulan" itu diterangkan tentang terbelahnya bulan sebagai mukjizat Nabi Muhammad SAW.

Dalam tausiahnya, ustaz asal Papua itu menceritakan kisah keteguhan Nabi Nuh yang berdakwah di jalan Allah. Walaupun diacuhkan oleh umatnya, bahkan anak dan istrinya, Nabi Nuh tetap giat berdakwah.

Baca juga:
Jejak Islam di Jamaika sejak Zaman Perbudakan
Jamaika, Negeri Kristen yang Ramah Muslim

Dai lulusan Universitas Islam Madinah ini menceritakan tentang kaum setelah nabi Nuh yang bertubuh-tinggi besar sehingga sombong. Sang ustaz menegaskan bahwa lewat Surat Al Qamar itu umat Islam diingatkan bahwa kelebihan adalah amanat dari Allah yang harus dimanfaatkan bagi kebaikan banyak orang.

Perlu diketahui, masjid yang didirikan oleh Surya Paloh itu berada di kompleks stasiun Metro TV, tepatnya di Jl Pilar Mas Raya Kav A-D Kedoya Jakarta Barat. Sejak didirikan, pelbagai kegiatan peribadahan dilakukan, termasuk pula acara-acara sosial seperti pembagian zakat dan santunan kepada yatim-piatu.

Semua aktivitas itu sesuai dengan misi pendirian masjid. Dalam laman masjidnursiahdaudpaloh.com disebutkan beberapa misi antara lain menjadikan masjid sebagai tempat untuk beribadah dengan khusyuk hanya kepada Allah SWT, nyaman, sejuk dan damai serta sebagai pusat kegiatan yang islami. Misi lainnya adalah membimbing jemaah Masjid Nursiah Daud Paloh sebagai pribadi muslim yang bertakwa untuk mewujudkan masyarakat islami yang mendapat rida Allah SWT.

Baca juga:
Mabbarasanji, Kisah Akulturasi Tradisi dan Islam di Sulawesi Selatan
Islam di Tanah Kroasia

Selain itu, masjid tersebut juga mengusung misi sebagai Pusat Kajian Islam di Media Group dan lingkungan sekitar yang menjalankan dakwah islamiyah, pendidikan, sosial dan ekonomi yang bernapaskan Islam. (EBC/SA)