Ramadan, Ma’ruf Amin Ajak Tahan Diri Berbuat Kekacauan

Ramadhan datang, inilah yang harus dilakukan untuk menahan diri dari berbuat kekacauan

Ramadan, Ma’ruf Amin Ajak Tahan Diri Berbuat Kekacauan
KH. Ma Ruf Amin (Foto : id.wikipedia.org)

inibaru.id - Ramadan merupakan bulan suci, bulan penuh ampunan bagi umat Islam. Bulan Ramadan juga diartikan sebagai bulan ibadah. Karena tiap ibadah yang dilakukan karena Allah di bulan Ramadan merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Hal senada juga diungkapkan oleh Ustadz Arifin Ilham, seperti yang dilansir oleh metrotvnews.com

“Ramadan adalah bulan ibadah, dimana setiap amalan yang dilakukan karena Allah merupakan cara untuk mendekatkan diri kita pada-Nya,” papar Arifin.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hal tersebut dapat dilakukan dengan cara memperbanyak salat sunah, seperti tarawih. Selain itu, cara mendekatkan diri kepada Allah dapat dilakukan dengan melakukan mengeluarkan zakat fitrah, sedekah, bahkan menolong orang di sekeliling kita.

Sementara itu, K.H Ma’ruf Amin mengartikan bahwa bulan Ramadan merupakan instrumen dalam rangka mewujudkan agama yang rahmatan lilalamin. Salah satu hal yang dapat dilakukan ialah dengan cara menahan diri (imsak).

Menurutnya, imsak tersebut tidak hanya diartikan dengan menahan diri dari makanan maupun minuman. Akan tetapi lebih kepada upaya menahan diri dari segala perbuatan anggota badan dari ucapan yang dapat menimbulkan perpisahan dan kekacauan.

Imsak (menahan diri) bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tapi menahan diri dari perbuatan yang dapat menimbulkan kekacauan,” tandasnya.

Dengan cara menahan diri tersebut dianggap dapat meminimalisasi ketidakstabilan yang sering terjadi dalam masyarakat. (NA)