Mengenal Imam Muslim, Sosok Penghimpun Hadits yang Teliti

Mengenal Imam Muslim, Sosok Penghimpun Hadits yang Teliti
KItab Shahih Muslim. (Jamianusrath.in)

Lebih dari 300 ribu hadits telah dia teliti dan seleksi. Dia menulis Kitab Shahih Muslim yang hingga kini jadi pedoman umat muslim untuk belajar syariat Islam.

Inibaru.id – Adalah Imam Muslim, salah satu ulama hadits yang membukukan hadits-hadits shahih berdasarkan penelusurannnya. Nama lengkapnya adalah Imam Abul Husain Muslim bin Al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz Al-Qusyairi An-Naisaburi. Dia adalah penulis kitab As-Sahih, terkenal dengan nama kitab Sahih Muslim.

Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada 206 H. Dia belajar hadits sejak masih dalam usia dini, sejak usia 12 tahun. Ia mengembara ke Hijaz, Irak, Syam, Mesir, dan negara negara lainnya.

Guru-guru Imam Muslim

Dalam perjalanannnya Imam Muslim banyak mengunjungi ulama-ulama kenamaan untuk belajar hadits kepada mereka. Di Khurasan, dia berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih. Di Ray dia berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu Ansan. Di Irak dia belajar hadits kepada Ahmad bin Hambal dan Abdullah bin Maslamah. Di Hijaz belajar kepada Sa’id bin Mansur dan Abu Mas’Abuzar. Di Mesir dia berguru kepada Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya, dan kepada ulama ahli hadits yang lain.

Menurut Republika.co.id (01/08/2011), Muslim berkali-kali mengunjungi Baghdad untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits, dan kunjungannya yang terakhir pada 259 H. Pada waktu Imam Bukhari datang ke Naisabur, Muslim sering datang kepadanya untuk berguru, sebab dia mengetahui jasa dan ilmunya.

Buku Ringkasan Shahih Muslim. (toko-bukumuslim.com)

Imam Bukhari merupakan ulama terkemuka di bidang hadits sahih, berpengetahuan luas mengenai ilat-ilat dan seluk beluk hadits, serta tajam kritiknya. Sementara Imam Muslim adalah orang kedua setelah Imam Bukhari, baik dalam ilmu dan pengetahuannya maupun dalam keutamaan dan kedudukannya. Wah!

Imam Muslim banyak menerima pujian dan pengakuan dari para ulama ahli hadits maupun ulama lainnya. Al-Khatib Al-Baghdadi berkata, "Muslim telah mengikuti jejak Bukhari, memerhatikan ilmunya dan menempuh jalan yang dilaluinya."

Imam Muslim wafat pada Ahad sore di usia 55 tahun. Dia dikebumikan di kampung Nasr Abad—salah satu daerah di luar Naisabur—pada hari Senin 25 Rajab 261 H.

Imam Muslim meninggalkan karya tulis yang banyak banget, Millens. Seperti Al-Jami’ As-Sahih (Sahih Muslim), Al-Musnad Al-Kabir (kitab yang menerangkan nama-nama para perawi hadits), Kitab Al-Asma’ wa Al-Kuna, Kitab Al-’Ilal, Kitab Al-Aqran, Kitabu Su’alatihi Ahmad bin Hambal, Kitab Al-Intifa’ bi Uhub As-Siba’, dan lainnya.

Wah, banyak banget ya, Millens. Kalau kamu pernah baca kitab yang mana nih? (IB06/E05)