Sejarah Unik Masjid Cut Meutia

Memiliki arsitektur yang unik, ternyata masjid yang satu ini punya sejarah panjang lo.

Sejarah Unik Masjid Cut Meutia
Arsitektur Masjid Cut Meutia nggak seperti masjid pada umumnya. (sofyanhotel.com)

Inibaru.id – Nggak berkubah atau bermenara. Masjid Cut Meutia memang nggak terlihat seperti masjid pada umumnya. Eits, tapi masjid unik itu menjadi tempat beribadah umat muslim dari seluruh penjuru nusantara lo.

Masjid itu berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Tepatnya di Jalan Taman Cut Meutia Nomor 1, Jakarta Pusat. Bangunan itu sejak awal memang nggak dirancang sebagai masjid, Millens. Makanya nggak ada kubah atau menara seperti masjid pada umumnya.

“Bangunannya nggak seperti masjid karena dulunya memang perkantoran. Ini pun sudah banyak bagian yang direnovasi. Misalnya tangga di dalam sudah ditiadakan karena cukup susah kalau digunakan untuk salat,” terang Ayi Supriatna, penjaga Masjid Cut Meutia seperti ditulis dream.co.id (25/6/14).

Yap, bangunan bertingkat pertama di Menteng itu mulanya merupakan kantor NV De Bouwpleg atau kantor para arsitek Belanda. Setelah penjajah Belanda meninggalkan Indonesia, gedung itu beralih fungsi menjadi Markas Besar Angkatan Laut Jepang saat Perang Dunia II.

Setelah Indonesia merdeka, fungsi gedung kembali berubah. Pada 1959-1960 berturut-turut menjadi Kantor Walikota Jakarta Pusat, Kantor PDAM, Kantor Dinas Urusan Perumahan Jakarta, dan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS).

Dream.co.id (25/6/14) menulis ketika MPRS pindah ke Senayan, gedung itu diwakafkan pada angkatan 66 Yonif Yos Sudarso sebagai tempat beribadah. Setelah selama belasan tahun menjadi tempat beribadah tanpa status sebagai masjid, akhirnya pada 1987 status masjid tingkat provinsi disematkan. Nama Cut Meutia diambil dari nama jalan di sana.

Tahu nggak, pada 1961 Masjid Cut Meutia resmi menjadi gedung cagar budaya lo. Makanya masjid itu kini berada di bawah naungan Dinas Museum dan Sejarah DKI Jakarta. Sejak itu, renovasi besar-besaran pun telah dilakukan demi meningkatkan kenyamanan dan keindahan masjid.

Jamaah salat di Masjid Cut Meutia. (republika.co.id)

Oya, letaknya yang berada di jantung ibukota membuat Masjid Cut Meutia menjadi salah satu pusat kegiatan keislaman di Jakarta. Bahkan nggak sedikit pengunjung yang sengaja datang untuk mempelajari Islam secara lebih dalam. Kebanyakan dari mereka adalah turis yang kemudian menjadi mualaf.

Hm, di tengah kesibukan dan hiruk pikuk kota, jangan lupa untuk kembali bersujud kepada Tuhan ya, Millens. Agar kesibukanmu semakin berkah dan segala urusanmu menjadi lancar deh. (IB10/E05)