Tara Adia, Lebih dari Sekadar Penyanyi

Tara memilih untuk meninggalkan major label dan merilis lagunya secara independen.

Tara Adia, Lebih dari Sekadar Penyanyi
Tara Adia (Uzone)

Inibaru.id – Tak hanya bermodal suara merdu, Tara Adia memiliki semua persyaratan untuk dijadikan artis Idola. Berparas cantik, menguasai beberapa alat musik, khususnya biola, gitar, dan piano, Tara juga atraktif di panggung dan produktif dalam menciptakan lagu-lagu yang indah.

Pada pertengahan Juli 2017, Tara yang merupakan putri dari Diva Keroncong Indra Utami Tafsir mengeluarkan single ketiganya yang berjudul “Bahagia Menjadi Satu” setelah sebelumnya sukses dengan single “Cinta Sementara” yang keluar pada tahun 2014 dan “Yang Terdalam” setahun setelahnya.

Baca juga:
Kamila Andini Tak Ingin Jadi Bayangan Garin Nugroho
Livi Zheng Jadi Kepala Juri Southeast Asia Prix Jeunesse

Lulusan IKJ jurusan Kajian Seni Pertunjukan Musik dan SMK musik di Yayasan Musik Jakarta di BSD City ini mengaku meninggalkan major label karena tak kunjung mendapatkan promosi yang memadai untuk beberapa lagu yang telah direkam dan dirilis. Meskipun mengaku cukup repot dengan proses pembuatan lagu terbarunya secara independen, Tara mengaku lebih puas dengan hasilnya.

“Lagu ‘Bahagia Menjadi Satu’ bercerita tentang kebahagiaan yang kita bisa share ke banyak orang dan orang-orang ikut merasakannya juga. Jadi kebahagiaan yang menjadi satu antara kita dan orang lain,” ungkapnya saat dimintai pendapatnya tentang cerita lagu ini di acara Tonight Show di Net TV.

Klip video resmi dari lagu ini telah dirilis di Youtube dan mendapat sambutan yang bagus. Gadis berusia 24 tahun ini pun mengaku senang dengan sambutan positif dari pecinta musik tanah air.  

Baca juga:
Mahasiswa Unwahas Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di IYLA 2017
Dengan Kuda, Ridwan Mendongkrak Minat Baca Warga

Meskipun tergolong baru dalam dunia musik Tanah Air, Tara sebenarnya sudah memiliki pengalaman segudang di dunia musik. Dia pernah menjadi pengiring lagu bagi penyanyi jazz internasional asal Kanada, Michael Buble saat konser di Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Tangerang. Pengalaman manggungnya di berbagai konser juga sudah segudang.

Bagi Tara, musik seperti napas yang menghidupkan dan membesarkan semangat, apalagi dengan latar belakangnya yang berasal dari keluarga yang aktif di bidang musik. Gadis kelahiran Semarang inipun mengaku akan terus melanjutkan karir solonya sebagai penyanyi dan penggesek biola. (AW/SA)