Sosok Inovatif, Amran Sulaiman Bawa Pertanian Indonesia Mendunia

Bawa Pertanian Indonesia mendunia, inilah sosok Amran Sulaiman

Sosok Inovatif, Amran Sulaiman Bawa Pertanian Indonesia Mendunia
Amran Sulaiman (Foto : wikipedia.org)
1k
View
Komentar

inibaru.id - “Terus berinovasi tanpa henti” , demikian salah merupakan satu kutipan yang tepat untuk Amran Sulaiman Menteri Pertanian (Mentan)  Kabinet Kerja Republik Indonesia kini, yakni periode 2014-2019.

Lahir dari keluarga keturunan kerajaan Bone, tidak kemudian menjadikan pemilik nama lengkap Andi Amran Sulaiman terlena dengan segala hal yang ia miliki. Ia terus bekerja keras dan menciptakan beragam karya inovasi. Sehingga tak ayal jika diusianya yang masih muda ini, Amran telah memperoleh berbagai penghargaaan dan prestasi yang luar biasa membanggakan.

Pria kelahiran Bone, 27 April 1968 Sulawesi Selatan ini pada awalnya tidak banyak bergelut dalam bidang politik pemerintahan. Dengan latar belakang pendidikan dari Ilmu Pertanian justru sebenarnya ia banyak bergerak dalam bidang usaha terutama pertanian.

Tercatat 14 perusahaan milik Amran yang tergabung dalam sebuah holding Tiran Group, yang meliputi Unit Usaha seperti Tambang Emas, Tambang Nikel, Proyek Gula, Proyek Perkebunan Kelapa Sawit, SPBU, Distributor Unilever, Distributor Semen, Produsen Pestisida, dan usaha lainnya.

Amran yang kini talah menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia hidup bukan tanpa perjuangan. Pasalnya, pasca lulus kuliah suami dari Ir. Hj. Martati ini juga pernah mengabdikan diri pada sebuah perusahaan pemerintah sebagai kepala Bagian Logistik di PTPN. Namun dalam perjalanannya Amran terpaksa mengundurkan diri karena baginya perusahaan tersebut banyak terjadi indikasi kecurangan.

Namun demikian, kejadian itu tak menjadikan Amran berkecil hati. Hal ini justru menumbuhkan semangat pada diri Amran untuk membuat beragam karya inovasi dalam hubungannya dengan pertanian sesuai dengan bidang kuliahnya. Misalnya, dari cara menanggulanngi hama tikus, membuat pestisida, dan menanggulangi hama-hama lainnya. 

Berkat kegigihannya tersebut, hingga kini Amran juga perusahaannya telah mengantongi surat izin tetap pestisida, Ammikus 65PS dari Menteri Pertanian RI tahun 2011, surat izin tetap pestisida Ranmikus 59PS dari Menteri Pertanian RI tahun 2012, surat izin tetap pestisida Timikus 64PS dari Menteri Pertanian RI tahun 2012, dan Hak Paten Alpostran (Alat Empos Tikus modifikasi) dari Menteri Kehakiman tahun 2014.

Diakui Dunia

Hingga sosok yang terkenal cerdas dan jujur ini bersinergi dengan lembaga pemerintahan dengan menjabat sebagai Menteri Pertanian (Mentan), prestasi yang dihasilkan tak juga berkurang. Belum lama ini, Indonesia didapuk sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tembus 25 besar pertanian terbaik di dunia. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pertanian Indonesia benar-benar diakui oleh dunia. Prestasi yang membanggakan tersebut tentu tak terlepas dari peran bapak empat anak yakni Andi Amar Ma’ruf, Andi Athira, Andi Muh. Anugrah dan Andi Humairah.

Prestasi pertanian di bawah komando Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman ini sontak mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Apresiasi ini berkaitan dengan hasil kajian The Economist Intelligen Unit (EIU) yang menempatkan sektor pertanian Indonesia masuk peringkat 21 dari 113 negara dengan skor 50,77 setelah Brasil. Adapun tingkatan di bawah Indonesia ditempati berturut-turut oleh Uni Emirat Arab, Mesir, Arab Saudi, dan India.

Sebelumnya, pada Juni 2016 lembaga riset EIU juga menyebutkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-71 dari 133 negara dengan peningkatan terbesar di dunia dengan skor 2,7 pada Global Food Security Index (GFSI).

Selain itu, prestasi lain yang patut diapresiasi yakni kemampuan Kementan menyediakan stok pangan selama Ramadan, sehingga harga berada pada posisi stabil. Hal tersebut terpantau dari sepuluh tahun sebelumnya, baru lebaran 2017 kali ini pangan cukup dan harga stabil.

Hal lain yang cukup membanggakan yakni kinerja Kementan dalam memacu produksi pangan saat terjadi musibah pertanian yaitu El-Nino tahun 2015 dan La-Nina tahun 2016. Dalam kondisi tersebut sektor pertanian Indonesia khususnya Amran seperti benar-benar diuji untuk menunjukkan kemampuannya dihadapan publik.

Beberapa prestasi di atas, menunjukkan bahwa Amran Sulaiaman merupakan sosok yang tak dapat dipandang sebelah mata. Kiprahnya dalam menduniakan sektor pertanian menjadi harapan besar bagi Indonesia sebagai negara agraris agar juga mampu memanfaatkan segala potensi dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara luas. (NA)