Seru, Mancing Bersama Jadi Media Edukasi Warga Sumowono Buat Jaga Kebersihan Sungai

Seru, Mancing Bersama Jadi Media Edukasi Warga Sumowono Buat Jaga Kebersihan Sungai
Seorang peserta 'mancing bareng' mengambil posisi berseberangan dengan peserta lain. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya memancing bersama. Nggak dinyana, ajakan ini disambut baik. Sungai yang tadinya kotor dan penuh sampah dibersihkan secara gotong royong demi menyukseskan kegiatan unik ini.

Inibaru.id - Buang sampah sembarangan terasa membudaya di mayarakat negara +62 ini. Meski sudah banyak larangan lisan hingga tertulis, nampaknya mengubah kebiasaan ini butuh usaha ekstra. Seperti dua desa yang berdampingan ini. Mereka punya cara unik dan menyenangkan untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai lo, Millens!

Hal ini terlihat dari acara memancing bersama yang dilakukan untuk memperingati sedekah bumi pada Minggu (15/9). Acara yang baru memasuki  tahun kedua ini mendapat tanggapan antusias dari warga sekitar. Terbukti dari peserta yang mencapai ratusan orang.

Agus Susworo, ketua panitia Desa Sumowono mengaku acara ini punya makna mendalam bagi warga. Selain bisa jadi ajang silaturahmi, laki-laki paruh baya ini mengaku acara mancing bareng juga menjadi media baginya untuk mengajak warga ikut menjaga kebersihan saluran air. Keren ya idenya!

Saluran irigasi di Desa Sumowono yang bebas sampah. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

“Ini media untuk pembersihan kali,” kata Agus. Dia mengaku warga kampungnya ikut membersihkan saluran irigasi untuk acara ini. “Dua hari yang lalu kerja bhakti dari sana sampai sana (menunjuk hulu irigasi), dibersihkan semuanya,” tambahnya.

Nggak cuma berdiam diri, warga Desa Kenteng pun ikut bergotong royong membersihkan sungai sebelum digunakan untuk acara. Sungai yang sedia kala dijadikan sebagai tempat sampah raksasa ini pada Minggu lalu terlihat layaknya kolam ikan yang nggak ada sampah sama sekali. Mantap pokoknya!

Isro, ketua panitia sedekah Desa Kenteng pun mengatakan hal senada dengan Agus. Dia menyampaikan hal ini sebagai kampanye agar warga nggak lagi membuang sampah di sungai. “Ya untuk kampanye supaya warga nggak buang sampah,” katanya sambil menunggu ikan menyambar umpannya.

Penampakan sungai ringin yang biasanya dipenuhi sampah. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Dia juga mengungkapkan bahwa sisa ikan yang nggak terpancing agar dibebasliarkan sebagai bibit ikan di sungai. “Kalau ada sisanya bisa buat bibit,” katanya singkat. Acara yang dilakukan secara swadaya ini jadi alternatif baru perayaan sedekah desa. Agus mengatakan sekitar 200 kg dalah kolam sementara yang dibuat oleh warga di sungai desa tersebut.

Wah semoga kesadaran warga untuk bersih sungai serta nggak buang sampah di sungai nggak cuma jadi acara tahunan saja ya, Millens! Nah kalau sedekah desa di daerahmu dirayakan dengan cara apa nih, Millens? (Zulfa Anisah/E05)